Ajaib, Gedung Baru Sudah Dibuat, Bazda Provinsi Jambi Malah Masih ‘Ngantor’ di Sekre Usang…

Inilahjambi – Meski Pemerintah Provinsi Jambi telah membuatkan gedung baru senilai Rp21 Miliar untuk Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Provinsi Jambi, namun para staf lembaga tersebut belum bisa menempati kantor baru mereka itu.

Gedung baru itu berdiri di kawasan Transito, Kota Jambi. Sementara Badan Amil Zakat Provinsi Jambi masih menempati sekretariat yang berada di Jalan Sultan Agung, atau di dalam komplek Masjid Agung Al Falah, Kota Jambi.

Inilahjambi memantau kondisi sekretariat Bazda Provinsi Jambi pada Selasa 3 Oktober 2017. Tampak beberapa staff berada dalam ruangan itu.

Gedung Bazda baru senilai FRp21 Miliar yang belum ditempati (Foto: Nurul Fahmy)

Kondisi ruangan Bazda tampak usang dan penuh dengan dokumen. Di depan pintu masuk sekretariat terdapat tulisan Baznas di sebuah kertas. Ada dua ruangan yang digunakan Bazda diantara sekeretariat lain, seperti Dewan Masjid Indonesia, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia dan SD Alfalah.

Diatas langit-langit sekretariat terdapat sebuah kipas gantung. Meja disusun layaknya sebuah kantor.

Sekeretariat Bazda di Jalan Sultan Thaha di kawasan Komplek Masjid Agung La Falah, Jambi (Foto: Nurul Fahmy)

Menurut salah seorang staf Bazda, ruangan itu merupakan fasilitas yang disediakan secara gratis. Mereka tidak membayar listrik, telpon dan lainnya.

“Ruangannya dipinjampakaikan sejak lama. Kami tidak membayar listrik dan air,” katanya, Selasa kepada inilahjambi.

Menurut dia, kondisi sekretariat tersebut sebenarnya sudah tidak memadai lagi untuk menampung aktivitas Bazda termasuk menampung dokumen yang ada.

“Sekretariat ini sudah lama di sini, Sementara saya sudah sejak 2013 bekerja di Bazda,” ujar dia.

Menurut dia, soal gedung baru yang akan digunakan oleh Bazda di kawasan Transito sudah diketahuinya sejak lama. Namun dia tidak tahu mengapa sampai ini belum juga bisa menempati gedung baru itu.

“Itukan sejak zaman Pak Gubernur HBA dibangun. Sekarang Gubernurnya Pak Zumi Zola,” kata dia.

Diceritakannya, pihaknya bahkan pernah minta tolong kepada Badan Amil Zakat Nasional untuk mempertanyakan soal gedung baru tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jambi melalui Gubernur Jambi.

Baca:

“Jadi waktu ada Tim Baznas yang datang waktu akan bahas soal pembangunan PLTMH itu, Bazda Jambi minta tolong ditanyakan kepada Pak Gubernur soal gedung. Tapi sampai kini kami belum tahu keputusannya,” kata staf perempuan itu.

Ketua Bazda Provinsi Jambi yang sedianya akan dijumpai sedang tidak berada di tempat. Menurut staf perempuan di Bazda tersebut, Ketua Bazda Aminullah, sedang di Jakarta.

“Bapak Ketua sedang di Jakarta,” singkatnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah Provinsi Jambi, Riko Febrianto justru mengatakan, Baznas (Bazda) tetap akan menggunakan gedung tersebut, namun hanya menggunakan lantai bawah. Sementara itu dinas yang menggunakan gedung itu adalah Dinas Sosial Tenaga Kerja Provinsi Jambi.

“Bazda akan menyewa gedung itu kepada Pemerintah Provinsi Jambi,” kata Riko.

 

 

(Nurul Fahmy)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

SOROTAN