Bupati Merangin Al Haris Bagikan Gratis 20 Gerobak UMKM ke Pedagang

Bupati Merangin Al Haris Bagikan Gratis 20 Gerobak UMKM ke Pedagang


Inilah Jambi,  – Bupati Merangin H Al Haris didampingi Ketua TP PKK Merangin Hj Hesti Haris, Jumat 20 Mei 2016 membagikan 20 unit gerobak dorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke para pedagang di Pasar Bawah Bangko.

Pembagian gerobak dorong UMKM secara cuma-cuma itu, menurut bupati merupakan wujud tanggungjawab dan keperdulian Pemkab Merangin dalam mengembangkan UMKM.

“Hal ini sesuai dengan visi dan misi saya dan Pak Wabup untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Kita usahakan tahun depan lebih banyak lagi gerobak dorong UMKM yang diberikan kepada para pedagang,” ujar Bupati.

Kalau dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) 2014-2015 jelas bupati, penduduk yang paling miskin itu terdapat di Kota Bangko. Diakui bupati selama ini program mengentaskan kemiskinan hanya fokus di pedesaan.

Padahal lanjut bupati, masih banyak warga Kota Bangko yang dihidup di bawah garis kemiskinan. Masih banyak penduduk yang tidak punya rumah dan mengontrak sampai puluhan tahun, karena tidak mampu membeli rumah.

Mayoritas warga Kota Bangko yang hidup di bawah garis kemiskinan itu, berprofesi sebagai buruh. Kedepannya bupati berencana membuat program perumahan masyarakat, sejenis rumah susun kalau di kota besar.

“Jadi nanti kita data, ada berapa banyak warga Kota Bangko yang hidupnya mengontrak rumah orang lain hingga lebih dari 20 tahun. Warga yang tidak mampu membeli rumah inilah, nanti yang bisa menempati perumahan masyarakat,” terang Bupati.

Selain itu bupati juga akan membangun sebanyak 100 kios pedagang di Pasar Rakyat yang akan dibangun dikawasan eks Terminal Bus Bangko. Di pasar itu akan ada pasar central cinderamata, pasar serba makanan dan pasar busana.

Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Merangin Sardaini menambahkan, 20 unti gerobak dorong UMKM yang diberikan ke pedagang itu, dibagi dalam berbagai jenis pedagang.

“Ada pedagang sate, pedagang bakso, pedagang lontong dan pedagang gorengan. Pedagang-pedagang ini sifatnya bergerak, pindah dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga tidak mengganggu lokasi pasar,” ujar Sardaini.

Usai penyerahan gerobak dorong ke 20 orang pedagang UMKM, bupati minta kepada para pedagang untuk hati-hati saat berdagang menggunakan gerobak tersebut. Jangan sampai mengganggu para pejalan kaki dan kelancaran arus lalulintas.

“Jaga keselamatan dalam bekerja, hati-hati saat menyeberang jalan. Jangan sampai bertabrakan dengan para pengendara. Jaga kebersihan dimana saja gerobak dorong UMKM itu berhenti untuk berjualan,” pinta Bupati.

(Kil)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN