Berdamai! Ketua DPRD Cornelis Buston dan Dirut RSUD Raden Mattaher Saling Bermaafan, Begini Ceritanya….

Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston (kiri) dan Dirut RSUD raden Mattaher Drg Iwan Hendrawan

Inilahjambi – Polemik panjang di rumah Sakit Umum Raden Mattaher Provinsi Jambi yang mengundang statemen tidak pantas dari Ketua DPRD Provinsi Jambi akhirnya usai. Ketua DPRD Cornelis Buston meminta maaf kepada Dirut Rumah Sakit Drg Iwan Hendrawan, pada Rabu 30 Agustus 2017.

Melalui mediasi yang diselenggarakan oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD dan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi kedua belah pihak sepakat berdamai.

Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston mengeluarkan pernyataan yang dinilai menyinggung profesi Dirut RSUD Raden Matteher yang berlatar belakang sebagai dokter gigi. Cornelis menyebutkan, dokter gigi belum pantas menduduki jabatan dirut sebuah rumah sakit.

Sontak pernyataan Cornelis yang berlatar belakang pengusaha itu mengundang reaksi banyak pihak, umumnya persatuan dokter gigi di Indonesia.

Mereka tidak terima jika profesi mereka dilecehkan, apalagi oleh seorang pejabat publik yang disampaikan di depan umum dan dikutip oleh media massa.

Drg Iwan Hendrawan yang dijumpai inilahjambi pekan lalu menyatakan, secara pribadi dirinya tidak mempersoalkan pernyataan tersebut. Namun secara kelembagaan dan organisasi, dia tidak dapat menahan rekan-rekannya jika merasa tersinggung.

Baca juga:

“Saya maklumi, tugas DPR itu mengawasi kinerja eksekutif. Tapi jangan sampai membawa-bawa, apalagi sampai melecehkan profesi,” kata Iwan, pekan lalu.

Dikonfirmasi melalui whatsapps, pada Rabu 30 Agustus 2017, Drg Iwan mengakui bahwa Ketua DPRD Provinsi Jambi telah meminta maaf dan mengakui kesalahannya.

“Saya dipanggil Sekda ke Rumah Dinas Ketua DPRD. Disana saya jelaskan kronologis sebenarnya. Disana juga saya sampaikan permohonan maaf secara pribadi bila ada yang salah,” kata Iwan.

Kemudian, kata Iwan lagi, Cornelis Buston juga memohon maaf kepada dirinya dan seluruh dokter gigi Indonesia (PDGI) atas ucapannya yang menyinggung perasaan dokter gigi se Indonesia

Sementara itu Cornelis Buston juga mengakui telah berdamai dan meminta maaf dalam mediasi yang dilakukan pada Rabu ini. Namun dia menyatakan, secara kelembagaan (Legislatif), tugas dia dalam mengawasi kinerja eksekutif akan terus jalan.

“Saya rasa persoalan ini secara pribadi telah selesai. Tapi secara kelembagaan, fungsi kita tetap kita lanjutkan,” kata Cornelis dilansir jambiupdate.co.

Update:

Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston yang dihubungi inilahjambi, melalui aplikasi whatsapps pada Rabu 30 Agustus 2017,  menyatakan, bahwa Drg Iwan datang meminta maaf kepada dirinya. Dan dirinya kemudian memaafkan Drg Iwan.

“Selanjutnya saya pribadi meminta maaf ke PB PDGI (Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia) dan seluruh anggota profesi dokter gigi Indonesia . Jadi ‘clear’. Tidak ada yang merasa dirugikan,” kata Cornelis.

 

Diketahui polemik antara Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Dirut RSUD Raden Mattaher bermula dari pernyataan seorang kontraktor yang juga kader Partai Demokrat bernama Ritas Mairianto, yang menilai pelayanan ambulan di RSUD Raden Mattaher jelek. Peristiwa itu terjadi jelang prosesi pemakaman mertua mantan Gubernur Jambi.

Merasa pernyataan Ritas yang diunggah di media sosial tidak sesuai fakta, Drg Iwan mengklarifikasi persoalan sebenarnya. Polemik kemudian bergulir dan mengundang pernyataan Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston, hingga sampai membawa-bawa profesi dokter gigi. Diketahui Ritas dan Cornelis sama-sama kader Partai Demokrat.

 

 

 

Catatan redaksi:

  • Berita ini semula berjudul “Berdamai! Ketua DPRD Cornelis Buston Minta Maaf ke Dirut RSUD Raden Mattaher, Begini Ceritanya….”. Dengan tujuan khusus, redaksi inilahjambi mengubah judul berita menjadi “Berdamai! Ketua DPRD Cornelis Buston dan Dirut RSUD Raden Mattaher Saling Bermaafan, Begini Ceritanya….”

 

 

(Nurul Fahmy)

Bagikan
HOT NEWS