Biadab Nian, Bocah 3 Tahun di Merangin ini ‘Digituin’ AbeGe, Nangis Kesakitan….

Inilahjambi, MERANGIN – Seorang bayi usia 3 tahun menangis kesakitan saat dicabuli seorang pemuda SK (18) warga Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Merangin.

Ayah korban yang mengetahui anaknya dicabuli, segera menangkap pemuda tersebut dan membawanya ke ke rumah kepala desa. Di hadapan tokoh masyarakat, pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada ayah korban.

(Yaelah lup, kulup…)

Tapi, jelas saja si ayah tidak terima anaknya dicabuli sedemikian rupa oleh abege bejad itu. Tanpa pikir panjang, si ayah melaporkan kasus ini ke Polsek Jangkat. Pelaku kemudian digelandang aparat kepolisian. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Merangin untuk penyidikan lebih lanjut.

Kejadian ini bermula saat terduga pelaku melihat korban sedang bermain bersama temannya di pasir dekat halaman rumah. Saat itu pelaku melihat keadaaan sedang sepi. Sambil lihat kanan-kiri, pelaku pun menghampiri S dan menggendongnya ke belakang rumah.

Sesampai di belakang rumah, pelaku pun melakukan aksi bejatnya dengan cara….(tettt sensor….). Usai digituin pelaku, korban menangis sejadi-jadinya, (mungkin) karena merasa kesakitan.

Mendengar tangis keras korban, pelaku jadi mati ketakutan. Buru-buru dia mengantar korban ke tempat semula.

Si ayah bayi yang mendengar anaknya menangis keras jadi curigesyen. Nah begitulah, si Pemuda kemudian diverbal di rumah tokoh masyarakat setempat…

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga, membenarkan adanya kasus ini. Ia mengatakan kasus ini masih terus dikembangkan.

“Kasus ini masih kita kembangkan, bisa jadi pelaku terpangaruh karena faktor lingkungan dan pengaruh pornografi,” kata AKPB Munggaran Kartayuga, Rabu 18 Mei 2016.

Menurut Kapolres, bila terbukti bersalah, maka pelaku akan dijerat dengan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dibawah umur, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
(Kil)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

SOROTAN