Bikin WC Untuk Ikut Lomba Sehat, Komite Sekolah di Batanghari Pungut Duit dari Orang Tua

Inilahjambi, BATANGHARI – Komite Sekolah Dasar (SD) 34/1 Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, melakukan pungutan uang kepada para orang tua sebesar Rp60 ribu/siswa. Uang tersebut sedianya akan digunakan untuk membuat dua unit WC.

Ironisnya, WC tersebut dibuat hanya karena ingin ikut lomba sekolah sehat. SD tersebut, disebut lolos lomba tingkat kabupaten, maka akan berlaga di tingkat provinsi.

Ketua Komite Sekolah Dasar 34/1, Herman,
mengakui adanya pungutan itu. Menurut dia, kutipan itu sudah disepakati komite sekolah bersama dengan wali murid dalam sebuah rapat belum lama ini. Tapi dia berdalih itu bukan pungutan, melainkan sumbangan.

“Ini bukan pungutan, tapi sumbangan untuk membangun dua unit toilet sekolah. Kalau yang tidak mampu kita tidak memaksa,” ungkap Herman, Kamis 30 September 2016.

Herman membenarkan bahwa sekolah tersebut akan ikut lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Jambi. Menurut dia, sebelum awal Oktober, dua unit toilet di Musholah dan UKS harus siap.

“Oktober nanti akan dinilai dari Tim Provinsi Jambi. Tidak mungkin harus minta sumbangan dari donatur dalam waktu singkat ini,” katanya.

Diterangkan dia, anggaran membangun dua toilet tersebut sebesar RP18 juta. Untuk mensiasati pihak komite bersama sekitar 300 wali murid mengelar rapat. Dalam rapat bersama itu disepakati setiap wali murid menyumbang Rp60 ribu.

Dikatakan Herman, pungutan harus dilakukan karena anggara dari dana BOS tidak ada. Di sisi lain, sekolah mereka mendapat juara pertama dalam lomba sekolah sehat tingkat kabupaten, dan harus ikut ke tingkat provinsi.

Pihaknya, lanjut dia, sudah membicarakan dengan Sekda Batanghari, H Bachtiar, beberapa waktu lalu. Dan Sekda mengatakan, Pemda Batanghari akan membantu untuk pembangunan WC tersebut melalui Dinas PdK. Tapi uang sudah terlanjur dipungut harus dikembalikan lagi kepada wali murid

“Sekda sudah menelpon Kabag Keuangan M Azan, agar membantu pembangunan WC. Beliau juga menyarankan agar uang wali murid yang sudah dipungut dikembalikan lagi,” jelas Herman.

 

 

 

 
(Syahreddy)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

SOROTAN