Ya Tuhan, Kabupaten Batanghari Kekurangan Beras Lagi
Inilahjambi, BATANGHARI – Kebutuhan beras Kabupaten Batanghari pada 2016 ternyata masih mengalami kekurangan mencapai 11.000 ton. Kekurangan pasokan beras ini dipicu akibat alih fungsi lahan pertanian ke perkebunan karet.
Kepala Dinas Pertanian Batanghari, Budi Narso, SP, melalui Kepala Bidang Produksi Pertanian, Darwin Nasution, mengakui bahwa kekurangan pasokan beras melanda Kabupaten Batanghari.
Padahal luas tanam padi petani yang tersebar pada Delapan Kecamatan mencapai 7.000 hektar.
“Memang saat ini Kabupaten Batanghari kekurangan pasokan beras 11.000 ton. Hal ini disebabkan banyak petani yang melakukan alih fungsi lahan,” kata Darwin, di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, meski mengalami kekurangan pasokan beras sebanyak 11 ribu ton, Dinas Pertanian Batanghari tetap melakukan upaya mengatasi masalah kekurangan pasokan beras. Salah satunya dengan memberikan sejumlah bantuan kepada kelompok tani.
“Bantuan yang kita berikan kepada petani cukup banyak, misalnya bibit padi, pupuk, traktor tangan dan peralatan pertanian lainnya. Diharapkan bantuan ini akan memicu semangat petani padi dalam bercocok tanam,” tutur Darwin.
Dari delapan kecamatan di Kabupaten Batanghari, kata Darwin, dua kecamatan telah melakukan panen raya. Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Maro Sebo Ulu dan Kecamatan Mersam. Sementara kecamatan lainnya masih dalam proses berangsur panen.
“Sekarang baru dua kecamatan yang telah panen raya, mudah-mudahan enam kecamatan lainnya bisa segera menyusul. Jika dihitung hasil panen tahun ini hanya tercapai sebesar 28 ribu ton lebih, sementara kebutuhan atau target yang diperlukan sebesar 39 ribu ton lebih,” bebernya.
Kualitas panen padi petani Kabupaten Batanghari tergolong baik. Salah satu contohnya hasil panen padi di Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian. Dalam setiap hektar petak sawah, petani berhasil menghasilkan 5,9 ton gabah kering giling.
“Hasil panen padi petani Desa Pasar Terusan telah dilakukan uji statsistik, hasilnya petani mampu mendapatkan 5,9 ton kg/per hektar,” terang Darwin.
Dinas Pertanian Batanghari akan berupaya melakukan tanam padi pada Oktober 2016 seluas 350 hektar. Diharapkan hasil tanam 350 hektar padi akan mampu menanggulangi kekurangan beras Kabupaten Batanghari. Dari ratusan jumlah desa di Kabupaten Batanghari, hanya beberapa desa saja yang tidak melakukan tanam padi.
“Penyebaran tanam sawah semua kecamatan. Hanya Kecamatan Bajubang sekitar 15 hektar. Sebab sawah di Desa Mekar Jaya telah banyak dialih fungsi menjadi perkebunan karet,” pungkasnya.
(Syahreddy)
