Wed. Aug 21st, 2019

BPN Prabowo Merasa Dipersekusi karena Sandiaga Ditolak di Banyuwangi

Teks Sumber : Suara.com

Inilahjambi – Calon Wakil Presiden Sandiaga ditolak kampanye di Banyuwangi, Jawa Timur. Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan penolakan itu adalah tindakan persekusi.

Baca lagiIsu Kiamat Sampai di Jateng, Warga Wonogiri Berencana Hijrah ke Malang

Yang diceritakan Dahnil ialah soal penolakan kampanye Sandiaga di Banyuwangi, Jawa Timur. Menurut kabar, Sandiaga akan dihadang sejumlah orang saat akan mengunjungi TPI Muncar, Banyuwangi, Selasa 19 Maret 2019.

“Lagi, persekusi dan penghadangan dilakukan terhadap 02,” kata Dahnil dalam akun pribadinya @dahnilanzar pada Selasa 19 Maret 2019.

Namun, Dahnil bukan lagi menyoroti soal penghadangan yang bukan sekali ini saja terjadi. Namun, soal pihaknya yang dipaksa untuk mengalah dari para pelaku penghadangan tersebut.

“Dan lagi bukan penghadang atau pelaku persekusi yang ditindak secara hukum, tapi yang dihadang yang mengalah dan diminta mengalah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno ditolak kampanye di Banyuwangi, Jawa Timur. Bahkan Sandiaga akan dihadang sejumlah orang saat datang ke TPI Muncar, Banyuwangi, Selasa 19 Maret 2019.

Penolakan tersebut ditengarai tidak mendapat ijin dari kepolisian setempat karena ada kabar akan adanya penghadangan.

“Sebelum acara, semalam pihak kepolisian menyampaikan jika akan ada penghadangan massa. Untuk menghindari bentrokan, acara Pak Sandi tidak boleh dilaksanakan di TPI,” terang Ketua Bidang Penggalangan Relawan Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, Hendro T Subiyantoro saat ditemui di Gedung Astranawa, Surabaya.

Baca lagiKabar Duka, Ibunda Ustad Abdul Somad Tutup Usia

Karena dibatalkan, lanjutnya, Sandiaga meminta kepada panitia untuk menggelar diskusi di Posko Pemenangan Prabowo – Sandiaga di Kecamatan Muncar.

Sudah dibagikan