Thu. Apr 25th, 2019

Bulog Jambi: Bansos Rastra Bulan Januari di Batanghari Disalurkan Februari

Inilahjambi – Bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Batanghari akan mulai disalurkan pada Senin 11 Februari 2019.

Baca juga: Ternyata ada Enam WNA Korea Penyebar Ajaran Saksi Yehuwa di Jambi

“Bansos rastra yang akan kita salurkan tersebut alokasi untuk bulan Januari dan Februari 2019,” kata Kepala Bulog Devisi Regional Jambi, Bakhtiar di Muarabulian, Minggu 10 Februari 2019.

Penyaluran rastra tersebut akan dilakukan secara bertahap didelapan kecamatan di daerah itu.

Pada tahap pertama akan disalurkan di Kecamatan Bajubang dan Pemayung. Penyaluran rastra tahap pertama tersebut diperkirakan akan selesai 21 Februari mendatang.

Data penerima bantuan bansos rastra di daerah itu tidak jauh berbeda dengan data tahun sebelumnya. Ditahun 2019 ini ada 13.700 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan bansos rastra tersebut.

Lihat: Tepergok Sebarkan Ajaran Saksi Yehuwa di Kasangpudak, Dua WNA Kabur….

Setiap KPM akan menerima bantuan sebanyak 10 kilogram beras secara gratis.

“Dalam satu bulannya akan disalurkan sekitar 137 ton beras,” kata Bakhtiar.

Dalam penyaluran rastra tersebut, Bulog Devisi Regional Jambi menjamin beras yang disalurkan tersebut dalam keadaan baik.

Bakhtiar menjelaskan, Bulog telah melakukan perbaikan yang cukup signifikan dan standar beras yang didistribusikan tersebut merupakan beras kualitas medium sesuai dengan inpress nomor 5 tahun 2015 dengan kadar air 14 persen dan broken sebesar 20 persen.

Namun jika di lapangan ditemukan beras yang tidak sesuai dengan kualitas tersebut, maka KPM dapat melakukan komplain dan akan dilakukan penggantian.

Komplain yang dilakukan oleh KPM dilakukan secara berjenjang, dari pemerintah desa ke kecamatan dan selanjutnya dari kecamatan ke pemerintah daerah dan pemerintah daerah akan melaporkan kepada Bulog.

Selain itu Bulog juga menjamin tidak akan ada pungutan terhadap penyaluran bansos rastra tersebut.

Baca juga; Remisi Pembunuh Wartawan Bali Dicabut, Jokowi Tetap Harus Minta Maaf

Selain diberikan secara gratis, dalam penyalurannya Bulog juga melibatkan pihak kepolisian, sehingga meminimalisir oknum untuk melakukan pungutan.

“Selain itu di setiap kecamatan juga sudah dibentuk tim koordinasi, sehingga dapat dilakukan pemantauan secara terus menerus,” kata Bakhtiar menambahkan.

 

(Feri)

 

Sudah dibagikan