Camat Mersam Hadir dan Dampingi Pengurus LAM Mersam Pembukaan Workshop LAD Batanghari

BATANGHARI, Inilahjambi.com Bertempat di Halaman Rumah LAD (Lembaga Adat Daerah) Kabupaten Batang Hari, Camat Mersam Said Saipul Hampa SH hadari sekaligus dampingi Ketua LAM (Lembaga Adat Masyarakat) Kecamatan Mersam pada acara Pembukaan Workshop LAD Bumi Serentak Bak Regam. Selasa, (14/06/2022).

Menurut pantau Media, acara tersebut tak hanya membuka secara langsung kegiatab Workshop, tetapi juga dilakukan penyerahan Kendaraan Operasional Ketua LAM Kecamatan dalam Lingkup Pemkab (Pemerintah Kabupatan)Batang Hari Tahun 2022. Turut hadir pada saat itu yakni, Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief, Ketua LAD beserta pengurus Kabupaten, Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Batang Hari Anita Yasmine SE, Forkompinda (Forum Komunikasi Pinpinan Daearah), Kakanmenagri (Kepala Kantor Kementerian Agama Batang Hari), Kapolres, Kajari, Camat se-Kabupaten dan para tamu undangan lainnya.

Ketua penatia, Datuk Sihabudin dalam penyampaian sambutannya menjelaskan, pelaksanaan giat Workshop diadakan dikarenakan pihak Lembaga Adat Kabupaten berencana akan membentuk hukum adat yang lebih baik lagi.

“Untuk diketahui, dalam kegiatan Workshop nanti ada sebanyak 4 kegiatan dalam Workshop yang insya Allah akan dibuat dan dilaksanakan diantaranya yaitu,Pertama tentang Worshop tapa malenggang, yang kedua tentang Workshop pemberian Nama Gedung Aset Tapa Malenggang, yang Ketiga Workshop tentang Kurikulum Muatan Lokal Syair Datuk Syukur, dan yang terakhir tentang Workshop restorasif Justice,” jelasnya.

Ditempat yang sama, ketua LAD Fatahuddin Abdi menyampaikan Kegiatan ini terinpirasi setelah menghadiri kegiatan halal bihalal bersama Bupati beberapa waktu lalu.

” Setelah menghadiri acara halal bihalal, saya selaku yang ditua kan bersama dengan para pengurus mengambil inti sari maka disepakatila kegiatan Workshop ini,” singkatnya.

Sementara itu, Bupati Batang Hari M Fadhil Arief saat diwawancarai, dirinya menghimbau dan menegaskan agar kiranya seluruh Ketua LAM Kecamatan untuk bisa menjaga dan mempertanggung jawabkan dengan sebaik mungkin terhadap kendaraan Operasional yang diberikan oleh Pemkab.

“Saya harap kendaraan yang sudah diberikan bisa dirawat dan dijaga dengan baik oleh setiap pengurus Lembaga Adat Kecamatan yang baru saja menerima secara langsung kendaraannya tadi. Jangan pula memamfaatkan kendaraan itu untuk hal yang bukan pada jalurnya, seperti misalnya menggunakan untuk kekebun melangsir sawit,” tegas Fadhil.

“Terkait untuk pengurus Lembaga Adat Kecamatan yang mungkin ada merencanakan akan membuat kegiatan seperti Pelatihan Adat untuk muda mudi atau Regenerasi supaya memahami hukum adat, mereka bisa mengajukan dan meminta anggaranya kepada Camat dengan cara memasukan ke dalam DPA Kecamatan masing-masing sebagai anggaran Lembaga Adat Kecamatan,” tutupnya.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN