Danau Puri Indah Muarabulian, Pesona Sejuknya Alam di Bawah Akar Sepang

Destinasi alam Danau Puri Indah di Desa Rantau Puri Kecamatan Muara Bulian

Inilahjambi – Kabupaten Batanghari memang kaya dengan alam yang indah sebagai destinasi wisata. Seperti Danau Ugo di Desa Aur Gading Batin XXIV, Puri Rimbo Bulian dan Danau Padi di Muara Tembesi, Taman Bukit Berbunga di Talang Bukit Muara Bulian, serta Taman Seribu Payung di Pemayung.

Sekarang, muncul lagi areal tempat wisata baru yang dikelola oleh masyarakat setempat, yaitu destinasi alam Danau Puri Indah di Desa Rantau Puri Kecamatan Muara Bulian. Lokasinya berada lebih kurang 1 km sebelah kanan dari arah Kota Muara Bulian atau sebelah kiri dari arah kiri Kota Jambi. Akses jalan masuk ke lokasi danau sangat bagus, jalan kerikil yang lebarnya 3 meter dan dibangun memakai ADD Rantau Puri 2012 dan bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Informasi yang berhasil dikumpulkan Inilah Jambi, Danau Puri Indah yang dalamnya 3 m serta mempunyai luas lebih kurang 3 H ini, dikeliling oleh rindangnya pohon Meranti, Tembesu, serta Sepang, konon danau alam ini sudah ada sejak lama, sebelum adanya Desa Rantau Puri.

Ketika Inilahjambi memasuki areal danau ini, di pinggiran danau dihiasi dengan batang-batang sepang tua yang akarnya sebesar paha orang dewasa. Tampak beberapa pondok bambu beratapkan rumbia tempat pengunjung bersantai, ayunan bagi anak-anak dan bangku-bangku papan untuk bersantai. Di bawah rindangnya pohon Sepang ini, angin semilir terasa sejuk menerpa wajah.

Kepala Desa Rantau Puri. Berlian, kepada Inilahjambi, Sabtu 28 Juli 2018, menerangkan bahwa danau tersebut merupakan tanah ulayat masyarakat Desa Rantau Puri yang merupakan kekayaan alam warisan nenek moyang.

“Danau alam tersebut umurnya sudah tua dan tanahnya milik masyarakat desa” kata Berlian.

Ketika disinggung kenapa selama ini tidak dikelola, kades mengatakan bahwa selama ini, terbentur akan masalah dana.

“Sekaranglah waktunya danau tersebut dikelola melalui program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Rantau Puri”, ucap Berlian.

Nantinya, di sekitar danau, akan dibangun tempat-tempat jualan masyarakat, seperti pernak-pernik serta assesoris khas desa, makanan asli masyarakat sert ninuman lainnya.

“Kerajinan, makanan serta minuman khas Desa Rantau Puri, akan dijual di stand-stand milik desa di areal sekitar danau” ujarnya lagi.

Ditambahkan Kades, pemberian nama Danau Rantau Puri, berdasarkan rapat desa yang terdiri dari tuo tengganai, ninik mamak, alim ulama serta cerdik pandai serta perangkat desa dan masyarakat.

“Pada 22 Juli lalu, disepakatilah pemberian nama danau ini dengan Danau Puri Indah yang akan dibuka resmi setelah lebaran haji nanti ” pungkas Berlian.

 

(Ade Ambon)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN