Danrem 042/Gapu: TNI Tempati Posisi Tertinggi Institusi yang Paling Dipercaya Publik Indonesia

Inilahjambi — Komandan Korem 042/Garuda Putih, Kolonel Infanteri Refrizal menegaskan, berdasarkan hasil survey litbang Kompas, TNI diketahui merupakan institusi pemerintah dengan posisi tertinggi (94 persen) yang dipercayai publik. Tingginya kepercayaan rakyat terhadap TNI ini, mengindikasikan bahwa kedekatan dan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin baik.

Kepercayaan yang tinggi ini, menurutnya, merupakan modal utama pembangunan, inti kekuatan pertahanan negara yang bersifat semesta.

“Hal ini juga berdasarkan hasil survei pada bulan Oktober 2017 dari Litbang Kompas, bahwa TNI menempati posisi tertinggi sebagai institusi yang dipercaya masyarakat dengan tingkat kepercayaan mencapai 94 persen,” katanya.
Pernyataan itu disampaikan Danrem dalam kegiatan penutupan program TMMD ke 100 Kodim 0415/Batanghari TA 2017 di Lapangan Akso Dano di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Kamis 26 Oktober 2017.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), sambungnya, juga membangun dan membangkitkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong guna membantu percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di pedesaan.

Pasalnya, tema ini selaras dengan Nawa Cita Presiden RI, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI.

“Kegiatan TMMD ke 100 TA 2017 yang diselenggarakan selama satu bulan dari tanggal 27 September s.d 26 Oktober 2017 secara serentak di 52 titik di 52 Kabupaten/Kota di Indonesia, bertujuan membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menyiapkan ruang juang, alat juang dan kondisi juang yang tangguh, dengan sasaran melaksanakan pembangunan fisik dan non fisik,” tandasnya.

Untuk sasaran fisik, seperti pembangunan Infrastruktur, rehabilitasi, pengerasan, pengaspalan dan peningkatan badan jalan, pembuatan dan rehab jembatan, pembangunan dan renovasi rumah ibadah, pembangunan dan renovasi sekolah, rehabilitasi rumah tidak layak huni dan pembangunan sarana sanitasi yang dibutuhkan masyarakat.

Sedangkan sasaran non fisiknya, menjadi momentum yang sangat baik untuk membangkitkan semangat gotong royong yang sudah pudar dalam lingkungan masyarakat yang tergerus budaya hedonisme dan individualisme.

“TMMD juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan Rakyat merupakan wujud jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat yang tidak bisa terpisahkan. Bahwa TNI lahir dari Rakyat, berjuang bersama Rakyat dalam merebut kemerdekaan,” ujar Danrem.

Usai menggelar upacara selanjutnya digelar penandatanganan naskah penyerahan hasil TMMD ke 100 Kodim 0415/Batanghari TA 2017 dari Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Denni Noviandi kepada Wakil Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno.

Selanjutnya, Danrem beserta rombongan melakukan peninjauan lokasi TMMD. Di lokasi tersebut, dilanjutkan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti Tugu TMMD ke 100 Kodim 0415/Batanghari TA 2017.

 

 

 

 

(Muhammad Ikhlas)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN