Daryati : Bukti 4 Pilar Kebangsaan Penting, Saat Ini Mental Generasi Muda Terus Jadi Sasaran

Inilahjambi, JAMBI – Menumbuhkan jiwa yang paham akan arti penting 4 pilar kebangsaan merupakan landasan awal dalam membentengi rusaknya mental generasi muda Indonesia dari pengaruh buruk, Majelis Permusyawaratan Rakyat -MPR-sebagai lembaga negara terus melakukan pendidikan akan nilai-nilai Pancasila dan Nasionalisme di tengah masyarakat terutama generasi muda, agar nilai tersebut dapat terus hidup.

Salah satunya seperti yang dilakukan Anggota MPR/DPD RI Dapil Jambi Hj. Daryati Uteng SE.MM yang terus terjun ke daerah khususnya Jambi guna melakukan penjabaran ke masyarakat akan pentingnya 4 pilar kebangsaan baik, pancasila sebagai dasar dan ideologi negara kemudian UUD 1945 sebagai konstitusi negara dan bhinneka Tunggal Ika serta NKRI harga mati bagi seluruh rakyat Indonesia.

Setelah sebelumnya terjun ke masyarakat, Kali ini penjabaran 4 pilar Daryati Uteng menyasar ke tingkat pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Talang Duku Kabupaten Muaro Jambi.

Menurut Daryati, 4 pilar kebangsaan merupakan peranan wajib yang harus ditanamkan kedalam prinsip hidup bermasyarakat, karena tanpa adanya 4 pilar kebangsaan pondasi republik Indonesia pasti bakal lemah, ditambah lagi dengan suhu politik Indonesia saat ini yang sudah mengarah ke perpecahan sehingga pemahaman akan 4 pilar sangat diperlukan.

“contoh konkrit yang terjadi sekarang ini, diberbagai daerah terdengar bahwa ada beberapa kejadian yang sebelumnya tidak pernah terjadi, ada penyebaran pil extesi dalam bentuk permen dan obat PCC yang dapat merusak saraf penggunanya, inikan sudah gawat kalau dibiarkan, penghancuran bangsa indonesia melalui generasi muda mulai terlihat harus segera dicegah ini ” Kata Daryati, Selasa 19 September 2017.

Sementara itu Nanda Septian Zainal,M.I.Kom selaku Narasumber menjelaskan Pemahaman 4 pilar kebangsaan merupakan program yang harus ditanamkan ke masyarakat, dan berpedoman kepada Pancasila yang memiliki makna yang dalam di setiap silanya, mulai dari sila pertama hingga ke lima memiliki pedoman yang berbeda yang dapat diterapkan masyarakat di kehidupan sehari-hari dan bisa merubah pola pikir yang mengarah kepada Cinta tanah air.

“Di negara tetangga kita seperti Myanmar, dapat dilihat sekarang ini bahwa sulitnya tercipta keadilan sosial bagi masyarakatnya, sehingga terjadi peristiwa yang mencoreng sisi kemanusian, tidak diakuinya etnis Rohignya sebagai warga negara berbuntut eksodus besar-besaran terjadi yang membuat pilu hati kita sebagai manusia yang beradab” Ungkap Jay sapaan akrab Nanda Septian.

Untuk itu ia mengharapkan mulai dari para pelajar dapat lebih memahami arti penting 4 pilar kebangsaan sehingga peristiwa yang terjadi di negara tetangga tidak menular ke Indonesia yang sejatinya mempunyai keanekaragaman suku bangsa.

 

 

 

 

(Reynol)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:[email protected]

Tinggalkan Balasan

SOROTAN