Diam-Diam Dokter Maulana Kumpulkan Lurah dan Camat, Yan Ismar: ‘Pilkawako Kan Masih Jauh!’
Inilahjambi, KOTA JAMBI – Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jambi Dokter Maulana bertemu dengan para lurah dan camat se Kota Jambi, di rumah makan Haji Ubed, Kawasan Paalmerah, pada Rabu 22 Februari 2017 sekitar pukul 12.00 WIB.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi, Yan Ismar yang juga menjabat Wakil Ketua DMI Kota Jambi, buru-buru mengklarifikasi pertemuan yang dimulai lepas santap siang itu.

“Ini pertemuan Dewan Masjid Indonesia Kota Jambi. Untuk mengkonsolidasi agenda DMI dengan para lurah dan camat di Kota Jambi. Ini gerakan sosial keagamaan, jangan dipolitisasi, Pilwako masih jauh,” kata Yan, Rabu, dalam sambutannya.
Dokter Maulana mengatakan, Dewan Masjid Kota Jambi diharapkan menjadi percontohan bagi DMI-DMI lain di kota/kabupaten di Indonesia. Sebab, program yang dijalankan saat ini sudah sejalan dengan visi-misi DMI Pusat, dan relatif progres dari DMI lainnya.
“DMI ingin program optimalisasi masjid dapat dijalankan di setiap RT, kelurahan dan kecamatan di Kota Jambi, sesuai dengan instruksi DMI Pusat dan Ketua DMI Kota Jambi. Untuk itu, kami ingin agar kegiatan ini terintegrasi langsung dengan penguasa di wilayah, seperti lurah dan camat,” kata Maulana lagi.
DMI Kota Jambi, lanjut Maulana, sangat diapresiasi oleh DMI Pusat. Hal ini terbukti dari kegiatan pelantikan yang dilakukan langsung oleh Sekjen HMI.
“DMI lain biasanya dilantik oleh pengurus DPD atau diatas setingkatnya. DMI Kota Jambi dilantik langsung oleh Sekjen DMI, tangan kanan Ketua DMI Pusat Pak Jusuf Kalla,” kata Maulana lagi.
Selain itu, foto pengurus DMI Kota Jambi saat ini sudah tersebar luas ke suluruh Indonesia yang tercetak dalam kalander DMI Pusat. “Foto pengurus yang berkain sarung itu dicetak oleh DMI Pusat di kalender. Ini bentuk apresiasi DMI Pusat untuk kita. Selain unik (karena bersarung), kegiatan DMI Kota Jambi juga menjadi perhatian, seperti road show shalat Jumat,” sambung Maulana.
Bahkan, DMI Kota Jambi menjadi percontohan program DMI Pusat untuk uji coba desibel kepekaan suara mike (pelantang) yang dilakukan di Masjid Al Falah, Jambi.
Berita- Berita terkait:
“Di Kota Jambi DMI juga menemukan adanya kegiatan didikan subuh di Masjid Aqsa, kawasan Sungai Asam. Ini luar biasa sekali. Kualitasnya hampir sama dengan pendidikan di pesantren. DMI sangat support ini. DMI akan berikan sumbangan Rp1 juta sebulan untuk gurunya. Disana ada 30 orang anak yang belajar,” papar Maulana.
Maulana menjelaskan, kegiatan sosial keagamaan ini diharapkan dapat dirasakan dan langsung dipraktikkan di masyarakat. Dengan itu, dia meminta agar lurah dan camat dapat mengkonsolidasikannya dengan pengurus masjid dan masyarakat setempat untuk memakmurkan masjid di Kota Jambi.
“Dapat dimulai dengan gerakan shalat shubuh berjamaah,” tutupnya.
(Nurul Fahmy)
