Dirjen Kemenkes: “Sarjana Kesehatan Masyarakat Harusnya Begini, Jangan Duduk-Duduk Saja”
Inilahjambi, JAMBI – Dirjen Bina Gizi dan Kesehatan ibu dan anak Kemenkes RI, Dr.Anung Sugiahantono mengatakan, saat ini masih banyaknya Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) yang hanya duduk dan tidak bekerja di Rumah Sakit, atau Puskesmas itu dikarenakan salahnya sendiri.
“Salah mereka sendiri mengapa mereka gak mau kerja, padahal banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan di RSUD/Puskesmas,” ujar Anung, Selasa 26 April 2016 saat kunjungan ke Jambi dalam rangka seminar kesehatan masyarakat di balai adat Jambi
Selain itu, kurangnya pembekalan ilmu pengetahuan yang diajarkan saat masih di perguruan tinggi oleh gurunya. Karena, jelas dia.
SKM kerjanya tidak harus di Pemerintahan, mereka juga bisa menjadi pengamat kesehatan, legislator, penulis, penggerak masyarakat dan pengembangan ide melalui berbagai media.
“Gurunya kurang memberi ilmu saat masih kuliah. SKM seharusnya tidak hanya bekerja di pemerintahan saja masih ada kerjaan lain seperti pengamat kesehatan, legislator, penulis dan lain-lain. ” terang Anung
Sedangkan terkait kualitas tenaga kesehatan di Provinsi Jambi, Anung mengatakan harus ada perubahan kinerja dan prenventif agar terwujudnya perubahan tingkah laku.
Selain itu, Jambi secara nasional kualitas kesehatannya ada di peringkat 14 dari 33 Provinsi di Indonesia dengan nilai 0,53 dari nilai maksimal 1.
“Kualitas kesehatan di Provinsi Jambi lumayan bagus, tapi harus ada indikator pembangunan kesehatan masyarakat kedepannya,” tutup Anung.
(Zalman Irwandi)
