Gali Potensi Produk Perairan dan Kawasan Gambut, Pendampingan Lapangan Berlangsung di Kelurahan Tanjung Muaro Jambi

Gali Potensi Produk Perairan dan Kawasan Gambut, Pendampingan Lapangan Berlangsung di Kelurahan Tanjung Muaro Jambi


Inilah Jambi — Muaro Jambi, Senin (03/08/2026). Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi komoditas lokal terus bergulir di wilayah pesisir sungai Provinsi Jambi. Kegiatan pendampingan lapangan yang berjalan beriringan dengan platform Cakap Kreatif ini menghadirkan kolaborasi lintas daerah, yakni Adelia Nur Fadilah dari Kota Tangerang, Intan Della Classica dari Kota Pagar Alam, Ralph Oliver Narado dari Kota Medan, serta M. Rizky Cahyo dari Kota Jambi. Keempatnya turun langsung menyusuri kehidupan masyarakat di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Memasuki hari kedua pelaksanaan di lapangan, fokus utama diarahkan pada pendekatan sosial yang natural guna membangun kedekatan emosional dengan warga lokal. Interaksi langsung dilakukan bersama kaum ibu yang tengah menjalankan aktivitas harian di sepanjang tepi sungai, mulai dari proses penyortiran, transaksi jual beli, hingga penanganan pascatangkap berbagai komoditas perairan darat seperti ikan air tawar dan udang segar. Dialog terbuka di teras rumah dan tepian jalan kelurahan ini membuka gambaran utuh mengenai pola mata pencaharian tradisional yang telah menopang kebutuhan keluarga secara turun temurun.

Kelurahan Tanjung yang berada di wilayah bentang alam Kumpeh memiliki keterikatan kuat dengan lanskap ekosistem lahan gambut. Kondisi hidrologis dan vegetasi gambut yang khas menyediakan habitat alami bagi beragam fauna perairan, namun pada saat yang sama memerlukan kehati-hatian tinggi dalam pemanfaatannya agar keseimbangan alam tetap terjaga. Eksplorasi langsung ini menjadi landasan penting untuk memetakan bagaimana hasil tangkapan perairan gambut dapat ditingkatkan nilai ekonomisnya secara berkelanjutan tanpa memberi tekanan berlebih pada ekosistem sekitar.

Pendekatan pendampingan yang didokumentasikan bersama Cakap Kreatif ini tidak sekadar bertumpu pada target produksi fisik semata. Lebih dari itu, proses ini menitikberatkan pada kesepahaman bersama warga mengenai rantai nilai produk, diversifikasi olahan pangan, serta strategi peningkatan daya saing komoditas lokal. Dengan terciptanya ruang komunikasi yang setara dan saling percaya, langkah hilirisasi produk perairan di Kelurahan Tanjung diharapkan mampu membuka jalan bagi penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. (Red) 

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN