Tue. Mar 26th, 2019
Guguran awan panas Gunung Merapi. (Ist)

Guguran awan panas Gunung Merapi. (Ist)

Gunung Merapi Meluncurkan Awan Panas ke Kali Gendol Selasa Pagi

Teks Sumber : Suara.com

Inilahjambi – Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran pada Selasa pagi 12 Maret 219 pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi atau BPPTKG menyebutkan luncuran awan panas guguran itu terjadi pada pukul 04:56 WIB.

Baca lagi : Merasa Sendirian, Ini Harapan Ratna Sarumpaet di Sidang Ketiga

Awas panas guguran selama 150 detik dengan jarak luncur 1.500 meter yang mengarah ke Kali Gendol.

“Awan panas masih dalam jarak aman rekomendasi, masyarakat diimbau untuk tetap tenang,” tulis BPPTKG, Selasa pagi.

Berdasarkan pengamatan guguran Gunung Merapi sejak Senin 11 Maret 2019 pukul 18.00 WIB sampai Selasa 12 Maret 2019 pukul 06.00 WIB, BPPTKG mencatat tujuh kali guguran lava ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 KM dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan dengan kejadian guguran awan panas guguran dengan jarak luncurnya semakin jauh, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Baca lagi : 132 WNA di Jateng Miliki e-KTP, Pemprov: Harusnya Tak Masuk DPT

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG atau ke kantor BPPTKG.

Sudah dibagikan