Weleh, Banyak Kontraktor Tolak Mentah-Mentah Proyek Bongkar Istana Anak-anak

Inilahjambi, Kota Jambi – Proyek pembongkaran Istana Anak-Anak di Pasar Jambi senilai Rp750 juta ternyata banyak ditolak oleh kontraktor.

Meskipun nilai proyek mencapai Rp750 juta, dan sesuai aturan harus dilelang, ternyata proyek tersebut sebelumnya telah ditawarkan ke banyak pihak, utamanya kontraktor agar mau mengerjakannya.

Seorang kontraktor yang meminta namanya tidak disebutkan mengaku, ditawarkan untuk menggarap pembongkaran itu, namun dirinya mengaku menolak.

“Kami ditawarkan, namun kamitidak mau, bahaya itu,” katanya, kepada Inilahjambi, beberapa waktu lalu.

Dia tidak menyebutkan alasan menolak, namun dikatakannya, selain pihaknya, banyak juga kontraktor lain menolaknya.

“Selain kami banyak juga yang nolak,” singkatnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Jambi, Khairuddin Fikri yang dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui soal itu. Sebab itu adalah urusan teknis.

Menurut dia, saat ini pekerjaan itu belum dilelang. Ditanya soal penawaran kepada kontraktor dan penolakan, Kharuddin menagku tidak tahu.

“Saat ini pekerjaan belum dilelang. Tapi seaiknya tanya ke TPAD saja,” katanya lagi, dua pekan lalu kepada Inilahjambi melalui sambungan telepon.

Inilahjambi mendapatkan dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) Dinas Pekerjaan Umum Kota Jambi yang mencatumkan paket proyek Pembongkaran Istana Anak-Anak.

Dalam dokumen tersebut tertulis nilai paket mencapai Rp750 juta.

Sebelumnya, DPRD Kota Jambi mengaku tidak pernah menyetujui, membahas apalagi menganggarkan proyek pembongkaran Istana Anak-anak itu.

TPAD Kota Jambi dalam rapat dengar pendapat dengan DPRD Kota Jambi tidak dapat menjawab pertanyaan dewan sumber anggaran.

Berita terkait:

(Nurul Fahmy)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

SOROTAN