Kakek 73 Tahun Gantung Diri di Muara Sabak
Geger (73) tewas akibat gantung diri. Berita pertama dilansir rakyatjambi. co
Inilahjambi – Seorang kakek bernama Geger (73) mengakhiri hidup dengan cara tragis menggunakan seutas tali plastik pada Jumat 31 Agustus 2018 sekitar pukul 11.00 WIB.
Dia tewas gantung diri di RT 08, Kelurahan Muara Sabak Ilir, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
Kapolsek Muarasabak Timur AKP Suwanto membenarkan telah terjadi peristiwa bunuh diri dengan cara mengikatkan tali tambang plastik ke kayu alang di atas teras rumah. Kata Kapolsek, tali diikat ke leher dan mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Korban bernama Geger berusia 73 Tahun. Mendapat informasi, personil kita langsung meluncur ke TKP.” kata Kapolsek, dilansir serujambi.com.
“Jenazah korban dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan Visum. Dugaan sementara korban mengakhiri hidup karena frustasi dengan penyakit komplikasi yang diderita.” tegasnya lagi.
Sementara, dari keterangan Lasmi (istri korban, red) bahwa pada sekitar Pukul 08.00 WIB korban Geger pamit untuk memanen sawit di belakang rumahnya dengan membawa peralatan manen (Dodos).
“Suami saya pamit ke kebun, kemudian saya juga pergi mau ambil pinang dan mengambil sayuran. Nah, saat saya pulang sekitar pukul 11.00 WIB saya sudah melihat suami saya tergantung di teras rumah,” terangnya sembari menitikkan air mata.
Melihat kejadian tersebut, terangnya, dirinya langsung berteriak dan kembali ke rumah Fanati untuk meminta tolong, pada saat itu saksi Bakri dan Mapiasek yang berada di rumah Fanati langsung menuju TKP dan mendapati posisi korban dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tambang di teras rumahnya.
“Saya dan warga lain menurunkan suami saya dari tali gantungan dengan niat menolong karena pada saat itu korban masih terlihat bergerak.” jelasnya.
