Kapolsek Minta Penyebar Video Kakek Penjual Pisang yang Dirampok Lapor ke Polisi

Inilahjambi, KOTA JAMBI – Kepala Kepolisian Sektor Kotabaru, Kota Jambi AKP Hendra meminta kepada pihak yang merekam dan menyebarkan video kakek yang dirampok segera melapor ke polisi.

Pasalnya, ujar Hendra, pihaknya butuh keterangan akurat dari saksi terkait kejadian itu.

“Saya minta kepada perekam dan penyebar video agar segera lapor ke kami. Polisi butuh keterangan terkait identitas korban,” kata Hendra, Selasa 6 Juni 2017.

Menurut dia, masyarakat harus sudah paham bagaimana mekanisme melaporkan kejadian ke polisi, sebab nomor telepon polisi sudah mudah diakses karena disebarkan melalui beragam media, termasuk media sosial.
Hendra menepis dugaan bahwa video yang beredar itu sejenis hoax atau kabar palsu.
“Kami lihat ini bukan hoax. Ini kejadian benar. Sebab lokasinya sudah kami identifikasi. Persoalannya kami sulit mengidentiifikasi korban. karena belum ada laporan,” katanya.

Di media sosial Facebook, beredar video seorang kakek yang bersedih dan tampak sangat emosionil karena mengaku baru saja dirampok.
Dalam video itu, kakek tersebut bercerita bahwa dirinya dirampok orang yang membeli pisang dagangannya.
“Katanya dia (pelaku) malu beli pisang bulan puasa. Saya disuruh masuk ke mobil. Setelah bayar Rp15 ribu. Saya ditahan, pintu mobil ditutup. Uang saya di kantong untuk membeli kursi diambilnya Rp 1,1 juta,” kata si Kakek.

Video tersebut pertama kali diunggah akun Tommy Reza Chokolatoz di Facebook. Hingga pukul 18.00 WIB, pada Selasa 6 Juni 2017, video empat seri itu sudah dilihat 52.749 kali dan dibagikan sebanyak 125 kali.

 

Berita terkait:

 
(Nurul Fahmy)

HOT NEWS