Kesal Sering Dirazia, Ibu Penjual Koran ini Ancam Petugas Dengan Parang
Inilahjambi, KOTA JAMBI – Kesal sering di razia oleh petugas Trantib dan pegawai Dinas Sosial, Gusnidar wanita asal Sekayu Sumatera Selatan yang biasa berjualan koran di lampu merah Simpang Bata Kecamatan Pasar mengamuK.
Kejadian itu bermula saat pihak Kecamatan Pasar dan Dinas Sosial Tenaga Kerja beserta Polsek Pasar Senin 22 Februari 2016 pukul 11.00 WIB menggelar razia anak-anak jalanan yang biasa berjualan di simpang lampu merah.
Tidak sempat melarikan diri, sejumlah anak-anak dibawah umur yang biasa berjualan koran itu tidak bisa bergerak. Dan oleh petugas Trantib Kecamatan Pasar, 3 orang anak-anak dan seorang waria di giring ke mobil Dinas Sosial.
Mengetahui anaknya di tangkap, Gusnidar pulang kerumah yang tidak jauh dari pasar dengan maksud mengambil parang. Setelah itu dia mengejar sejumlah pegawai Dinas Sosial. Karena bersenjata parang, pegawai Dinas Sosial berlarian untuk menghindari amukan Gusnidar.
”Saya sempat dikejarnya pakai parang itu,”kata Ani pegawai dari Dinas Sosial. Merasa jiwa terancam, kemudian Ani melapor ke Mustari Affandi, camat Pasar dan petugas Polsek.
Tak lama, karena bisa membahayakan petugas, Gusnidar dibekuk oleh anggota Trantib dan anggota Polsek Pasar saat dia sedang berjalan tidak jauh dari simpang lampu merah Simpang Bata. Namun, saat akan di tangkap, Gusnidar melakukan perlawanan. Sehingga membuat petugas Trantib dan anggota Polsek kewalahan.
Setelah bisa diamankan, ternyata didalam tas hitam milik Gusnidar terdapat sebilah parang.”Saya kesal karena anak saya sering di tangkap,”teriak Gusnidar sambil meronta-ronta.
(budhiono)
