Kronologi Penembakan Pengusaha Minyak di Nyogan Mestong

Foto: Korban atas nama Zulpahmi tewas dengan peluru di bagian perut/Ist

Inilahjambi – Zulpahmi tewas ditembak oleh oknum anggota polisi, pada Rabu siang 21 November 2018 sekira pukul 13.00 WIB.

Bagian perut sebelah kiri pria yang berprofesi sebagai pengusaha minyak ini berlubang diterjang peluru dari jarak dekat. Naasnya, proyektil peluru juga menerjang rekan pelaku bernama Idrus, warga Payoselincah, Kota Jambi.

BACA JUGA: Pengusaha Minyak di Desa Nyogan, Mestong Muarojambi, Tewas Ditembak OTK

Sumber Inilahjambi menyebutkan, pada Senin siang pukul 13.00 WIB pelaku A yang berpangkat brigadir datang menemui korban bernama Zulpahmi di warung milik korban. A datang bersama I menggunakan sepeda motor.

Tidak lama korban terlihat cekcok mulut dengan pelaku. Tidak diketahui apa yang diributkan oleh orang orang tersebut. Namun tidak lama pelaku menarik senjata laras pendek jenis pistol dari tas yang dibawa dipinggangnya, dan menembak korban.

Peluru bersarang satu butir tepat di perut sebelah kiri Zulpahmi. Naas, teman pelaku bernama Idrus juga terkena proyektil peluru yang ditembakkan di bagian perut di bawah pusat.

“Kemudian saksi dengan pelaku langsung membawa korban ke dalam mobil. Selanjutnya pelaku langsung meninggalkan korban,” kata sumber tersebut.

Kepala Desa Nyogan, Asrul mengatakan, berdasarkan cerita istri korban, sebelum ditembak, korban dan pelaku bercekcok terkait utang piutang.

Dijelaskannya, bahwa korban mempunyai usaha pemasokan minyak yang berada di Desa Nyogan tersebut. Korban merupakan warga pendatang di desa itu.

“Korban itu punya usaha minyak, korban warga asli Palembang, disini dia pendatang,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi, mengatakan, korban memiliki utang terhadap pelaku. Pada saat ditagih, korban melawan dan mengancam dengan pisau.

“Persoalan ini berawal dari utang piutang. Si korban ini berutang. Pada saat ditagih, dia tidak mau bayar. Dia malah mengancam dengan senjata tajam dan membacok. Oknum polisi ini membela diri dan bermaksud melepaskan tembakan peringatan, tapi malah kena korban,” kata Kuswahyudi di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi, Rabu malam 21 November 2018.

Menurut Kuswahyudi, pelaku saat ini telah diamankan dan tengah diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jambi.

 

 

 

 

 

Bagikan
HOT NEWS