Memed Bantah Aksinya Karena Gagal Minta Uang ke Kontraktor Gedung Bazda
Inilahjambi, JAMBI – Aktivis Angkatan Muda Thareqad Islam (AMTI) Provinsi Jambi, Tajri Danur, menepis tudingan permintaan uang kepada kontraktor pembangunan Gedung Bazda PT Belimbing Sriwijaya terkait dengan pembangunan gedung senilai Rp22,5 miliar itu.
Menurut Tajri alias Memed, aksinya pada Senin 25 April 2016 itu murni aspirasinya sebagai aktivis yang risau dengan pemborosan uang negara untuk membangun gedung, yang celakanya sampai kini belum juga dapat digunakan.
Sebelumnya dalam aksi di depan Kejati Jambi, sejumlah orang bertubuh besar menghalang-halangi aksi Tajri berunjukrasa. Mereka bahkan merusak properti milik Tajri. Bahkan melakukan intimidasi dan kata-kata kasar.
Dalam sebuah kesempatan, mereka bahkan menuding Tajri sengaja melakukan aksi unjuk rasa karena tidak berhasil minta uang ke Endi, kontraktor PT Belimbing Sriwijaya (?).
Berikut suara-suara dalam video berdurasi 2.24 menit tersebut.
(Suara Orang Bertubuh Besar) : Ai pi*at kau, ku selesaikan kau. Kau tau siapo aku kan
(Suara Tajri Danur): Kagek dulu bang, aku sudah ngomong dengan Endi..
(Suara Orang Bertubuh Besar); Dak ado tu, selesaikan ni…Orang galo lah selesai. kau minta duit ke Endi dak dapat-dapat marah kau yo…(menit 0.30). Kurang ajar, minta duit dak dapat ngamuk-ngamuk (menit ke 1.35)..
Baca juga:
- Video: Aktivis Jambi ini Dituding Minta Duit ke Kontraktor Gedung Bazda, Tak Diberi Malah Unjuk Rasa
- Leher Memed Juga ‘Dipiting’ Orang Tak Dikenal
Tajri Danur yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya kenal dengan Endi sejak lama. Sebagai teman, dirinya sudah biasa minta uang ke teman lain yang berlebih secara finansial.
“Saya biasa minta uang ke teman-teman yang berlebih, seperti Endi, dan lainnya. Tapi sebagai teman. Tidak ada hubungan dengan pembangunan gedung itu,” katanya, Kamis 28 April 2016.
Menurut Tajri, sebelum melakukan aksi, dirinya sudah menghubungi Endi melalui SMS, dan mengatakan akan melakukan unjuk rasa.
“Saya anggap Endi adalah orang baik, dan dan teman saya. Sebelum aksi saya sudah SMS dengan Endi. Begini kira-kira SMS nya
“Bang Endi tanpa mengurangi rasa hormat hari Jum’at saya akan melaksanakan aksi tentang BAZDA. Kemudian dia telf silahkan bla bla bla.. Tapi menjelang Maghrib ada utusan dia menelepon dan mengajak saya jumpa,” papar Tajri.
Tajri alias Memed mengaku tidak mengenal dua orang yang menghalang-halangi aksinya pada Senin itu. Dia saat ini menyerahkan semua persoalan ke pihak kepolisian.
Baca;
(Nurul Fahmy)
