Tue. Apr 23rd, 2019

Memetakan Daerah Rawan, BNNK Batanghari Rakor Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba

Inilahjambi – Guna meningkatkan peran aktif dan kepedulian terhadap permasalahan narkoba, terjalinnya komunikasi, koordinasi dan jejaring kerja dengan stakeholder dan tokoh masyarakat, Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kabupaten Batanghari mengadakan Rapat Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat anti Narkoba .

Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan dari 30 orang yang merupakan kelapa desa,sekdes dan BPD di kabupaten Batanghari. Rabu 20 Maret 2019.

Kepala BNNK Batanghari M.Zuhairi mengatakan tujuan diadakan rapat koordinasi ini adalah untuk memetakan daerah rawan di lingkungan pemerintah kabupaten Batanghari, yaitu lingkungan kerja pemerintah, lingkungan kerja swasta, lingkungan masyarakat kelurahan/desa/organisasi sosial masyarakat dan lingkungan pendidikan formal dan informal.

Menurutnya pelaksanaan Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Instansi pemerintah, wajib dilakukan.

“Berdasarkan amanat Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika Tahun 2018-2019, Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 21 Tahun 2013 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, dan Pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di lingkungan Instansi Pemerintah, setiap Instansi Pemerintah wajib melaksanakan P4GN di lingkungannya masing-masing,” terangnya.

Ia juga menjelaskan terselenggaranya kegiatan rakor program pemberdayaan masyarakat Anti Narkoba di lingkungan kabupaten Batanghari, tidak terlepas dari komitmen para kades yang hadir untuk penggiat anti narkoba di desa mereka.Kegiatan tersebut ikut mensukseskan BNNK Batanghari Bersinar (Bersih Dari Narkoba).

 

 

 

(Feri)

Sudah dibagikan