Pelantikan PJ Kades Kungkai Diprotes, Warga ‘Curiga’ Ada Permainan Camat

Inilah Jambi – Pelantikan penjabat (PJ) Kepala Desa Kungkai, Kecamatan Bangko, Merangin, Jambi, Selasa (30/6) menuai protes dari warga-nya. Mereka menilai ada dugaan ketidakberesan dalam proses penunjukan PJ kades tersebut.

Adalah Zainul Arifin yang tak lain Sekcam Bangko, dilantik menjadi PJ Kades Kungkai oleh Camat Bangko Edi Suprapto, bertempat di aula kantor camat setempat.

Baca Juga: Al Haris: Merangin Raih WTP ke-4

Baca Juga: Al Haris Nazar Potong Kerbau Jika Tak Ada Pasien Covid-19 di Merangin yang Meninggal

Baca Juga: Fasha Siap Dukung Al Haris dalam Pilgub Jambi?

HK, warga Kungkai mengatakan, munculnya kecurigaan ini karena usulan hasil musyawarah masyarakat, BPD, perangkat desa, lembaga adat, pegawai sara’, dan tokoh pemuda, terhadap delapan putra-putri terbaik desa itu tak satu-pun diterima.

“Padahal yang mengintruksikan agar dilakukan musyawarah adalah camat sendiri. Minta dirapatkan usulan nama PJ yang akan ditunjuk. Iya kita usulkan ke mereka, lalu kenapa tiba-tiba tak ada satupun warga Kungkai yang jadi PJ kades,” ungkapnya penuh keheranan.

Senada, tokoh pemuda Desa Kungkai Dedi Ermanto-pun angkat suara. Ia kecewa atas ulah Camat Bangko yang seolah-olah sengaja melakukan pembodohan ke masyarakat. “Usulan kami tidak didengar dan tidak dianggap,” katanya.

Sosok yang menjabat sebagai ketua karang taruna desa setempat itu menuturkan, kericuhan sempat juga terjadi di desa karena mendapat kabar usulan putra-putri terbaik setempat tak diangkat menjadi PJ kades.

Baca Juga: Penerimaan CPNS Siap Dibuka, Mohon Maaf Bukan untuk Pegawai Administrasi

Baca Juga: Indonesia Kelebihan ASN, Tjahjo Kumolo Susun Strategi ‘PHK’ PNS yang Tak Produktif di Masa Covid-19

“Namun ternyata yang dilantik menjadi PJ kades adalah Sekcam Bangko yang notabennya bukan penduduk asli Desa Kungkai. Sia-sia musyawarah yang kita jalani beberapa bulan belakangan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Bangko Edi Suprapto saat dikonfirmasi tak menampik PJ kades yang dilantik bukanlah usulan masyarakat. Ia menganggap PJ kades yang bukan warga Desa Kungkai bisa meredam konflik pro kontra putusan pengangkatan.

“Mengingat dan menimbang dengan segala permasalahan yang ada, jadi supaya lancar maka kita ambil yang netral lah supaya keberlangsungan pemerintahan di Desa Kungkai dapat berjalan dengan baik,” katanya.

(Rhomadan Cerbitakasa)

HOT NEWS