Pemprov Jambi Anggarkan 500 Miliar Untuk Atasi Covid-19 di Jambi
Inilah Jambi – Pemprov Jambi akan melakukan refocusing anggaran demi mempersiapkan untuk penanganan Covid-19, anggaran penanganan Covid-19 itu bahkan tak tanggung-tanggung yakni Rp 500 miliar. Dana ini nantinya juga dipersiapkan termasuk untuk kebutuhan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat dan prosedur penanganan Covid-19.
Gubernur Jambi Al Haris mengambil langkah konkret untuk segera mengatasi terhadap meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
“Perlu melihat sistem kita ada beberapa item termasuk dengan penambahan bidang vaksinasi dulunya SK hanya pencegahan saja maka hari ini ditambah bidang vaksinasi juga kita ingin level pimpinan dengan operasional dibawah satu kesatuan atau strukturnya nyambung sehingga kebijakan cepat terlaksana di lapangan,” kata Haris.
Haris menyebutkan, hasil kesepakatan rapat yang mana, pertama sepakat mengubah SK, kedua laboratorium dibuka setiap hari dengan penambahan jumlah petugas, ketiga mendorong Pemerintah Kota Jambi mengajukan hal yang mempercepat penanganan, keempat segera membeli mobil PCR, kelima evaluasi kinerja perminggu.
“Kemudian rapat Satgas setiap senin, kita rapat Satgas sehingga bisa menghimpun semua laporan dan mengevaluasi untuk mengambil angkah berikutnya. Disamping setiap hari melalui wa dan sebagainya,” tegasnya.
“Kota Jambi penduduknya paling besar se-Provinsi Jambi. Wilayahnya sempit tentu jarak antara orang dekat sekali. Pasarnya yang besar itu mempengaruhi. Kita ingin trackingnya dilakukan dengan cepat untuk langkah bantuan dan menggulirkan dana supaya dipercepat diantaranya bantuan gerobak dan bantuan modal untuk berjualan keliling agar tidak terjadi kerumunan, minggu ini jika data masuk langsung diberikan bantuan tersebut,” ujarnya.
Haris menyampaikan, bagi masyarakat yang sedang Isolasi mandiri, khususnya di Kota Jambi dapat dilakukan dengan pantauan dari petugas kesehatan.
Bantuan kita berikan untuk obat-obatan juga sangat siap dan tinggal diajukan oleh pihak terkait,” kata Al Haris.