Pergelaran Tradisi Lisan 2016 di Kantor Bahasa Jambi Usai, Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

Inilahjambi, JAMBI – Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi, Syaiful Bahri Lubis berharap, Pergelaran Tradisi Lisan yang telah berlangsung sejak 2014-2016 di Jambi dapat terus berlangsung pada tahun-tahun mendatang.

Menurut dia, program pergelaran tradisi lisan masyarakat Jambi, memiliki arti penting bagi pewarisan nilai-nilai budaya dalam masyarakat tradisi kepada masyarakat sekarang, termasuk bagi mereka yang berada di lingkungan urban.

“Pergelaran ini menjadi penting, ketika kita bicara nilai dan kearifan lokal masyarakat tradisi. Saya berharap, kegiatan ini dapat terus berlangsung di tahun-tahun berikutnya,” ujar dia, Rabu malam 26 Oktober 2016, dalam sesi dialog pada Pergelaran Tradisi Lisan 2016 di halaman Kantor Bahasa Provinsi Jambi.

Dipaparkan Syaiful, sejauh ini antusiasme masyarakat untuk menonton/melihat pergelaran ini meningkat setiap tahun. Meskipun tidak semua penonton yang paham makna pertunjukkan yang digelar oleh kelompok seniman tradisi itu.

dul-muluk
Pementasan Dul Muluk dari Kabupaten Batanghari, dalam Pergelaran Tradisi Lisan 2016 di Kantor Bahasa Provinsi Jambi, 24-26 Oktober 2016/Foto: Nurul Fahmy

“Kita memang sulit berharap agar masyarakat paham makna-makna pergelaran tradisi lisan yang dipertontonkan. Sebab pengetahuan, latar belakang budaya dan motivasi penonton berbeda-beda. Tapi setidaknya dari pergelaran itu, mereka tahu bahwa ada seni tradisi dari daerah tertentu yang berkembang selama ini dalam masyarakat tersebut. Dari tahu itulah proses pewarisan dapat dilanjutkan ke penggalian nilai-nilai tradisi tersebut,” kata dia.

Menurut Syaiful, pihaknya akan terus mempertahankan agenda budaya ini di tahun-tahun berikut. Meski semua keputusan soal penganggaran ada pada Pemerintah Pusat.

“Tapi saya yakin, melihat antusiasme masyarakat yang tinggi dengan kegiatan ini, Pemerintah Pusat, melalui Pusat Bahasa akan memberikan kesempatan kepada kelompok-kelompok seni untuk menunjukkan tradisi lisan masyarakat Jambi pada tahun-tahun berikutnya,” ujar dia.

Baca juga:

Syaiful juga berharap dukungan dari berbagai pihak agar pelaksanaan Pergelaran Tradisi Lisan pada tahun-tahun berikut dapat terus berjalan, dan dapat lebih baik lagi pelaksanannya.

“Pergelaran seperti ini adalah cara paling efektif untuk memperkenalkan seni tradisi, khususnya tradisi lisan masyarakat Jambi kepada masyarakat lain, termasuk anak-anak muda dan anak sekolah,” pungkasnya.

Sementara pelaku seni Azhar, mengatakan, hal yang tidak kalah penting dari pergelaran tradisi lisan ini adalah sentuhan atau kemasan yang menarik dari para seniman tradisi. Agar masyarakat yang menonton tidak saja mendapat nilai-nilai kebudayaan, tapi juga hiburan.

“Jangan sampai  seni tradisi itu ditunjukkan alakadarnya. Butuah sentuhan atau kemasan agar juga dapat menjadi hiburab dalam masyarakat,” katanya.

Pergelaran Tradis Lisan Masyarakat Jambi yang diadakan oleh Kantor Bahasa Jambi pada 2017 ini menampilkan 10 kelompok tradisi dari 11 kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi.

Ratusan penonton tampak menyaksikan dengan antusias pertunjukkan yang dibawakan oleh berbagai kelompok seni tersebut.

Hari pertama pementasan, tampil Kelompok “Kompangan” dari Kota Jambi, menyusul kemudian “Lanse” dari Batanghari, dan “Biduk Sayak” dari Sarolangun. Sebagai pamungkas pertunjukkan pada hari pertama itu tampil ritual “Ngagah Imau” dari Kerinci.

Hari kedua, pementasan dibuka dengan kelompok dari Kabupaten Tebo yang membawakan tradisi “Ngangkat Dulur”. Kemudian dilanjutkan dengan “Beselang Mping” dari Bungo dan “Nyahau Umah” dari Merangin kemudia ditutup dengan “Tatah Inai” dari Tanjung Jabung.

Hari ketiga pada 26 Oktober 2016 atau hari terakhir, tampil dua kelompok tradisi yang membawakan “Tale Nuai” dari Sungai Penuh, dan Dul Muluk dari Muaro Jambi.

 

 

 

(Nurul Fahmy)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

SOROTAN