Cuma Kapolsek Mestong dan Bayung Lencir Bantu Logistik Petani Jambi, Mana Pemda?
Inilahjambi, JAMBI – Hingga hari ketujuh aksi jalan kaki ratusan petani Jambi menuju Jakarta untuk memperjuangkan tanah mereka, tidak ada bantuan sama sekali dari pemerintah daerah.
Menurut koordinator aksi, Joko Supriyadi Nata, saat ini kondisi petani Jambi yang melakukan aksi jalan kaki sangat memprihatikan. Mereka kekurangan logistik, pakaian dan obat-obatan.
“Kondisi para petani kian memprihatinkan. Hujan kebasahan, panas baju kering di badan, sehingga gampang masuk angin dan demam. Ditambah minimnya logistik dan asupan suplemen untuk tubuh. Mereka butuh makanan dan pakaian, termasuk obat-obatan,” kata Joko, Rabu 23 Maret 2016
Diakuinya tidak ada bantuan dan perhatian dari Pemerintah Daerah Jambi terhadap warganya yang ingin memperjuangkan nasib di Jakarta menemui presiden dan kementerian.
Berita terkait:
“Yang sangat memprihatinkan tidak adanya alas untuk tidur sehingga sangat rawan terserang penyakit, ditambah juga obat obatan dan tim medis tidak ada,” lanjut Joko.
Sejauh ini, dikatakan Joko, bantuan yang diberikan hanya dari para pengguna jalan termasuk dari Kapolsek Bayung Lencir, dan Kapolsek Mestong.
“Mereka beri bantuan air minum. Dan suda habis semua dikonsumsi,” kata Joko.
Hari ini 23 Maret 2016 Petani Jambi dan SAD yang jalan kaki akan berangkat setelah makan siang sambil menunggu pakaian yang dijemur kering.
(Zalman Irwandi)
