Petisi Dukung Rossi Tembus 1 Juta Orang

Inilahjambi – Petisi dukungan buat Valentino Rossi yang digagas Nicholas Davis dari Virginia Water, Inggris, kini mengincar ke angka 1 juta penandatangan.

Hingga Kamis malam 29 Oktober 2015, petisi yang diunggah di situs Change.org telah ditandatangani oleh 525 ribu lebih pendukung.

Situs menyebut masih butuh sekitar 474 ribu penandatangan untuk mencapai angka 1.000.000.

Berlipatnya jumlah pendukung Valentino Rossi dimungkinkan karena petisi ini kini tersedia dalam 21 bahasa dari 8 bahasa pada awal peluncuran.

Petisi tersedia dalam bahasa Inggris, Ceko, China, Denmark, Belanda, Perancis, Filipina, Yunani, Hindi, Indonesia, Italia, Jepang, Polandia, Portugis, Norwegia, Romania, Slovenia, Spanyol dan Ukraina.

Dalam petisi yang bernada provokatif ini, Davis meminta dukungan untuk pembatalan hukuman kepada Rossi dan dikembalikannya integritas ajang MotoGP.
Rossi dijatuhi hukuman memulai lomba di belakang “Grid” pada GP Valencia pada 8 November mendatang. Ia dinyatakan bersalah dalam insiden dengan juara dunia Marc Marquez saat berlangsungnya GP Malaysia di sirkuit Sepang, pada 25 Oktober lalu.

Petisi yang dituliskan pun sangat provokatif, antara lain berbunyi, “Integritas MotoGP jatuh ke dalam kehinaan. Anda baru saja membenarkan taktik balap kotor dengan menghukum Valentino Rossi untuk meraih gelar juara, sementara dia dilecehkan dan disabotase oleh Marc Marquez. Pada saat yang sama, Anda telah membiarkan Jorge Lorenzo menyalip pada bendera kuning, tanpa hukuman…”

Mereka yang menandatangani petisi menuliskan alasan mereka, dengan sebagian besar menyalahkan perlakuan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo terhadap Valentino Rossi.

Ahmad Nauman dari Rawalpindi, Pakistan misalnya, menyebut,”…Marc (Marquez) tidak lagi ada urusan dnegan perebutan gelar juara dan sengaja melibatkan diri dengan Rossi…”

Sementara Boki Smoki dari Uppsala, Swedia bahkan menyinggung tindakan Jorge Lorenzo yang lolos dari pengawasan. “VR (Valentino Rossi) telah disabot oleh MM (Marc Marquez).  Sementara JL (Jorge Lorenzo) mendahului (Rossi) saat yellow flag, samasekali tak terkana penalti!!”

 
(Olivia Admira)

Bagikan
HOT NEWS