Polisi akan Tilang 4 Mobil Bernopol Bodong di Rumah Bekas Timses Zumi Zola
Ket foto: Tiga unit mobil yang terparkir di rumah Haji Jais yang digeledah KPK Selasa siang ini 24 April 2018/Inilahjambi
Inilahjambi – Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Jambi, AKP Hardy menegaskan, nomor polisi empat unit mobil di rumah Haji Jais, (Timses Zumi Zola yang pernah digeledah KPK) tidak terdata di Samsat.
Menurut Hardy, pihaknya akan menindak tegas pemilik kendaraan apabila mobil tersebut terlihat di jalan raya.
“Sudah dicek di Samsat, tidak ada nomor (polisi) tersebut. Apabila kita temukan di jalan, akan kita tindak dengan tilang,” kata Kasat Lantas, Jumat 27 April 2018, melalui pesan singkat di Whatsapp.
Dijelaskan dia, sesuai dengan peraturan, setiap kendaraan harus menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang sudah dikeluarkan oleh pihak berwenang.
“Jadi apabila kendaraan itu kita temukan di jalan tidak sesuai TNKB maka akan kita tilang,” tegasnya lagi.
Diketahui, empat (sebelumnya ditulis 3) unit kendaraan roda empat yang terparkir di garasi dan halaman rumah Haji Jais, yang digeledah KPK pada Selasa siang 24 April 2018, tidak terdata di samsat online (http://jambisamsat.net/infokb.html). 4 nomor polisi mobil itu diduga bodong alias tidak resmi.
Empat mobil mewah itu masing-masing, Mitsubishi Pajero Sport BH 78 JS, Honda HRV (CRV) BH 195 FJ, Nissan Juke BH 1000 dan sebuah sedan anyar pabrikan Honda tanpa nomor polisi.
Inilahjambi mengetik BH 78 JS di kolom pencairan Nomor Polisi pada informasi data kendaraan di website jambisamsat.net. namun aplikasi tersebut menuliskan “Data Tidak Ada” pada layarnya.
Berita terkait:
Tiga Unit Mobil Mewah di Rumah Haji Jais Pakai Nopol “Bodong”
Kemudian Inilahjambi mengetik lagi BH 195 FJ pada kolom nomor polisi tersebut. Kembali aplikasi itu menyatakan “data tidak ada”. Sementara mobil sedan ketiga tidak memiliki nomor polisi.
Untuk menguji apakah aplikasi Samsat tersebut bekerja dengan baik, Inilahjambi memasukkan nomor polisi mobil yang digunakan oleh tim KPK. Dua Nomor Polisi mobil yang digunakan tim KPK itu dapat diketahui. Artinya aplikasi tersebut bekerja baik.
Haji Jais yang sedianya dimintai keterangan terkait penggeledahan oleh awak media menolak memberikan keterangan.
Baca juga:
Satlantas Polresta Jambi Telusuri Nopol Bodong Mobil di Rumah Haji Jais
(Nurul Fahmy)
