Rekam Aktivitas ‘Hot-nya’ di Kamar Mandi, Siswi SMA: Inikan Video yang Papa Minta…
Inilahjambi, PASAMAN — Seorang pelajar SMA di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman berinisal SP, nekat merekam dirinya sendiri saat berada di kamar mandi.
Aksi nekat yang dilakukan gadis belia itu diduga untuk memenuhi permintaan sang kekasih, yang dipanggilnya “Papa”.
“Ini kan video yang Papa minta..? Jangan disebar yah! Tenggang juga Nda. Malu Nda nanti Pah,” demikian kata-kata yang dilontarkan SP sebelum memulai aksinya merekam video berdurasi 47 detik yang sudah tersebar luas di kalangan masyarakat Lubuk Sikaping itu.
Tidak sampai disana, usai merekam aksinya, SP yang diketahui berdomisili di Sungai Pandahan, Nagari Sundatar itu, kembali berbicara. Ia mengatakan jika besok video tersebut akan dikirim kepada sang kekasih.
“Esok Nda kirim. Ya sudah, Nda mandi dulu,” tutup SP sebelum mengakhiri video dengan latar lokasi sebuah kamar mandi bertembok batu bata.
Kabar beredarnya informasi terkait aksi nekat siswi di Lubuk Sikaping itu, sontak membuat warga Pasaman buncah. Apalagi dalam sekejap, rekaman video itu sudah tersebar luas secara viral di tengah-tengah masyarakat. Tak pelak, perilaku menyimpang gadis baru besar itu sontak menjadi gunjingan warga di Pasaman.
Menurut Kepsek tempat SP sekolah, Noviar, SP adalah siswinya. Saat ini SP kelas IX jurusan IPS. Pihak sekolah sudah mengetahui peredaran video asusila itu pada Senin 15 Agustus 2016 lalu.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung menelusurinya. Dan ternyata benar, pelaku adalah siswi kami. Kini SP sudah kita kembalikan kepada kedua orangtuanya. Sebab, perilaku tersebut telah melewati batas aturan yang ada di sekolah,” kata Noviar dikutip dari Harian Haluan, Senin 22 Agustus 2016.
Kepala Dinas Pendidikan Pasaman, Khairil Anwar, mengatakan, tindakan sekolah mengembalikan SP kepada orangtuanya, dinilai sudah tepat.
“Langkah itu sudah tepat. Untuk menghindari anak-anak kita dari kejadian serupa, ini memerlukan peran banyak pihak. Orangtua, niniak mamak, sekolah dan pihak terkait lainnya,” katanya.
(Muhammad Ikhlas)
