Sebelum Tewas Disenggol Truk, Gadis Mersam ini Posting Status Facebook “Reni Mati Ikhlas Ndak?”
Inilahjambi – Dua pekan sebelum ajal menjemputnya, karena disenggol truk, Leni, gadis belia yang cantik berumur 15 tahun ini sempat membuat status “aneh” di Facebooknya.
Dia menuliskan, seandainya dirinya mati apakah (teman teman Facebooknya) Ikhlas.
Warga RT 03 Desa Benteng Rendah Kecamatan Mersam ini, menghembuskan nafas terakhirnya setelah mengalami luka-luka yang parah akibat motornya terpelanting menghantam bamper depan sebelah kanan truk yang datang dari arah Jambi, pada Sabtu 14 Oktober 2017 pukul 19.45 WIB di jalan lintas RT 19 Kelurahan Kembang Paseban Mersam.
Kasubag Humas Polres Batanghari, Iptu Supradono, mengatakan, Leni meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas Mersam pascakecelakaan.
Supradono menjelaskan kronologis kejadian, bermula ketika korban sedang mengendarai motor merek Yamaha Soul tanpa nomor kendaraan warna biru, melajunke arah Jambi.
Ketika di tikungan sebelah kiri RT 19 Kelurahan Kembang Paseban, Korban diduga terkejut karena ada rambu-rambu ban bekas yang terletak di sebelah kiri jalan, namun posisinya agak ke tengah, sehingga korban menabrak rambu tersebut.
“Korban hilang kendali dan bersama motornya jatuh terseret di jalan sebelah kanan. Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk hino BH 8410 WI yang dikemudikan Penedi Candra Bin Usman (36) tahun, warga Tebo Ulu Kabupaten Tebo.
Leni dengan sepeda motornya seketika menghantam bamper depan sebelah kanan truk. Kecelakaan ini menimbulkan suara keras sehingga warga dan pengendara di sekitar tkp, melarikan korban ke puskesmas mersam. Namun tak lama kemudian, Leni menghembuskan nafas terakhirnya.
Kematian Leni, si gadis berwajah imut ini, sungguh membuat kawan-kawan sekolahnya yang terhubung dengan akun Faceebooknya tersentak dan menangis.
Leni yang akun Facebooknya ditulis sebagai Reni Nur Apryanti Reni ini, mengunggah status pada 5 Oktober 2017 yang berisikan kalimat, ” Reni Mati Ikhlas Ndak?”
Status ini mendapat komentar yang menyatakan bahwa statusnya tersebut tidak boleh ditulis seperti itu.
Salah satunya yakni akun FB atas nama Pitrya, yang menyatakan tidak ikhlas membaca status Leni tersebut.
“Dak ikhlas” kata Aprya.
“Ikhlaslah” jawab Leni lagi.
Tampaknya, kepergian dirinya menghadap Sang Khalik, sudah dirasakan oleh Leni sendiri. Firasat tersebut diunggahnya dalam status yang membuat kawan-kawan FBnya protes.
Di akun FB korban, banyak ucapan kesedihan atas kepergian Leni. Ada pula yang komentar yang berisikan ketidak relaan perginya Leni karena kasih sayang dari seseorang sahabatnya, yant berakun FB, Roffi Baee.
(Vijay)
