Sekda Rapat Koordinasi Melalui Vicon Bersama KPK RI

Video Conference dengan Korsupgah KPK, Sudirman: Pencegahan ...

Sekda Rapat Koordinasi Melalui Vicon Bersama KPK RI

Baca juga:

Inilah Jambi – Penjabat Sekretaris Darerah (Pj.Sekda) Provinsi Jambi H.Sudirman mengikuti rapat koordiansi bersama tim kordinator pencegah wilayah VII KPK RI melalui Video Conference (Vicon) bertempat di Ruang Utama Kantor Gubernur Jambi.

PJ. Sekda Provinsi Jambi, Sudirman mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabuaten/Kota terus berusaha meningkatkan pencegahan korupsi sebagai salah satu upaya meningkatkan tata Kelola pemerintahan.

Tim Koordinator Pencegahan (Korgah) Wilayah VII Komisi Pemberantasan Korupsi RI dipimpin oleh Ketua Korgah Wilayah VII Adlinsyah M.N, akrab dipanggil Coki.

Tim koordinator pencegahan korupsi memberikan arahan tentang koordinasi pencegahan korupsi kepada Sekda Provinsi Jambi Sudirman dan Sekda Kabupaten/Kota, Kepala Inspektorat, Kepala Bappeda, Kepala Bakeuda, Kepala DPMPTS, Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, dilanjutkan dengan tanya jawab, dan penyampaikan persoalan yang ada di masing-masing wilayah.

Sudirman mengatakan bahwa ada tiga hal yang menjadi sentral pembahasan dalam rakor ini, terutama masalah aset, pendapatan daerah, dan BUMD.

“Tadi baru dua hal yang baru tercapai masalah aset dan pendapatan daerah, sedangkan BUMD belum disinggung permasalahannya,” ujar Sudirman usai melakukan vicon, Rabu (22/4).

Menurut Sudirman banyak sekali temuan aset yang perlu perbaiki, baik itu tingkat Kabupaten/Kota dan ada juga yang perlu diperbaiki bersama.

selain itu masalah pendapatan banyak sekali penurunan terkait permasalahan yang sedang dihadapi bersama yaitu masalah Covid-19,

Sudirman mengungkapkan, di tahun 2019 Provinsi Jambi urutan ke-19 Monitoring Center-For Prevention (MCP), Pemprov jambi terus memperbaiki kesalahan administrasi ataupun masalah aset yang sering ditemukan.

“Selain itu dalam pengelolaan Dana Desa masih ditemukan permasalahan, serta APIP tenaga pelaporanya masih banyak kekurangan,” katanya.

Korgah VII Komisi Pemberantasan Korupsi mengemukakan dari Monitoring Center-for Prevention tahun 2019 di Provinsi Jambi mencapai 70 persen yang menempatkan wilayah Provinsi Jambi pada peringkat ke-19 dari 34 Provinsi dan nomor 5 di Sumatera.

(*/)

HOT NEWS