Siapkan Lahan 8 Hektare, Gubernur Al Haris Targetkan ‘Sekolah Rakyat’ Pertama di Kerinci Segera Realisasi
Siapkan Lahan 8 Hektare, Gubernur Al Haris Targetkan ‘Sekolah Rakyat’ Pertama di Kerinci Segera Realisasi
Inilah Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan unggulan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau langsung kesiapan lahan seluas 8 hektare di Desa Sanggaran Agung, Kabupaten Kerinci, Sabtu (7/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi oleh Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Morison. Lokasi yang disiapkan berada di kawasan strategis, tidak jauh dari area SMK PP Negeri 3 Kerinci.
Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini sedang mempercepat pemenuhan administrasi lahan sebagai syarat utama pengusulan ke pemerintah pusat. Rencananya, pembangunan fisik sekolah ini akan diajukan melalui sinergi antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Hari ini kita bersama Pak Bupati meninjau lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat. Lahan seluas 8 hektare ini diperuntukkan bagi anak-anak kita di dua wilayah, yaitu Kerinci dan Kota Sungai Penuh,” ujar Al Haris di lokasi peninjauan.
Ia menambahkan, proyek ini menjadi pionir di Provinsi Jambi yang mengintegrasikan kebutuhan pendidikan dua wilayah sekaligus. “Mudah-mudahan tahun ini bisa segera terealisasi. Ini menjadi yang pertama untuk wilayah Kerinci dan Sungai Penuh,” tegasnya.
Sekolah Rakyat ini tidak hanya dirancang sebagai sekolah biasa, melainkan mengusung konsep asrama (boarding school) modern. Fasilitas yang disiapkan mencakup jenjang pendidikan lengkap mulai dari SD hingga SMA.
Keberadaan Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu memutus rantai keterbatasan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas sekolah berasrama dengan standar kualitas tinggi.
Pemerintah Provinsi Jambi optimis, dengan dukungan pemerintah pusat, pembangunan dapat segera dimulai. Kehadiran sekolah ini diprediksi akan menjadi motor penggerak kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi generasi muda di wilayah Kerinci dan sekitarnya agar mampu bersaing di tingkat nasional. (adv)
