Tak Hanya Digemari Para Atlet, Disporapar Juga Dikunjungi Para Gulma

Inilahjambi.com, Batang Hari – Salah satu Dinas pada wilayah Pemerintah Kabupaten Batang HariJambi, Yakni Dinas Pemuda,Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) ternyata tak hanya di minati oleh Atlet saja, namun turut disenangi juga oleh berbagai perkumpulan Gulma (Rerumputan).

Hal itu terpantau jelas pada beberapa titik lokasi pada bangunan yang juga merupakan salah satu ICON pusat pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jambi pada beberapa tahun lalu.

Seperti yang terpantau oleh awak Media ini dilapangan, terlihat jelas mulai dari halaman depan, pintu masuk gerbang hingga bagian halaman menujuh Gedung Olah Raga (GOR) Bulian Sport Center (BSC), baik Gulma berdaun Lebar maupun Gulma kekayuan tersebut tumbuh subur hingga mencapai ketinggian 2 Meter (Tinggi dari Orang dewasa) dan menjadi ICON baru bagi Atlet yang ingin beraktivitas di GOR BSC.

Merespon dari hal itu, Sekretaris Dinas (Sekdis) Porapar, Hendri SH menyebutkan jika kehadiran Gulma tersebut merupakan salah satu persoalan yang tanpa disadari oleh pihak Disporapar ntuk kehadirannya.

“Rumput itu adanya memang bukan dalam waktu satu atau dua minggu ini. Karena biasanya menurut aturannya memang harus pada tiap bulannya harus dikerjakan pembersihannya, cuma mungkin karena tahun 2023 ini orang ini (Disporapar) malas Cash Bon kan, sehingga di telantarinya,” sebut Hendri Sekdis.

Penampakan Gulma pada bagian dalam

Saat diperjelaskan maksud dari perkataan malas Cash Bon, Hendri pun berujar, “maksud dari kata Cash Bon itu misalnya orang kerja dulu, besok-besoknya baru di bayar upah kerjanya, karenakan DPA kami belum turun, kalau standarnya memang dalam satu kali sebulan itu harus dibersihkan memang, nah mungkin dalam Januari Februari ini tidak ada dikerjakan mungkin, karna kalau mau diingatkan selama apa sudah itu tidak dibersihkan saya tidak tahu juga masalahnya itu,” ujarnya.

Sementata itu saat disinggungi terkait anggaran kebersihan pada Disporapar, Hendri mengatakan jika pada Tahun 2022 lalu, Disporapar memiliki sebanyak Rp 19 juta sekian anggaran yang difungsikan buat kebersihan maupun Kebutuhan ATK dan lainnya.

“19 juta itu juga termasuk buat anggaran Kebersihan dan kebutuhan ATK, kalau untuk kebersihan itu misalnya digunakan untuk keperluan beli BBM, Beli Racun Rumput dan sebaginya,” pungkas Sekdis Hendri.

Sekertaris Disporapar juga memaparkan bahwa pihaknya memiliki petugas kebersihan sendiri.

” Setiap gedung itu ada penanggung jawabnya jadi merekalah yang bertanggung jawab kmai tinggal mengucurkan dananya saja,” Papar Hendri.

” Untuk khusus di kawasan kantor Disporapar ini memang dalam beberapa bulan terakhir ini belum melakukan pembersihan lingkungan,” Pungkasnya.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN