Video: IPAL Bantuan Bank Dunia di Rajawali Kota Jambi Pecah, Bau Tinja Menyebar Kemana-mana

Ket foto: IPAL di RT 14 Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur/inilahjambi

Inilahjambi – Warga RT 14 Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur, resah. Bak kontrol Insatalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) pecah. Bau tinja dan kotoran yang berada dalam bak kontrol menguap kemana-mana.

“Saya yang paling terkena dampak. Karena IPAL ini berada di depan rumah saya,” kata Embun Triyani warga setempat, Rabu 25 April 2018.

Menurut dia, kondisi ini sudah lama mereka alami sejak instalasi itu dibangun. Namun seluruh laporan mereka ke Pemkot Jambi tidak ditindaklanjuti secara maksimal.

“Tidak lama setelah dibangun bak kontrolnya pecah. Kami lapor ke lurah, camat dan Pemkot Jambi. Sampai kini belum ada upaya konkret untuk mengatasi masalah ini,” kata Embun lagi.

Dipaparkan Embun, tidak lama setelah melapor ke Pemkot, pihak kelurahan datang dengan membawa mobil penyedot tinja. Namun upaya itu tidak menyelesaikan masalah secara permanen. Sebab IPAL itu menampung kotoran 60 Kepala Keluarga di wilayah itu.

“Hujan yang deras membuat bak itu cepat penuh. Jadi penyedotan hanya mengatasi masalah sementara. Sebab ada 60 KK yang limbahnya ditampung disini, kata dia.

Sementara warga lainnya, Anom, memaparkan, sewaktu dibangun pihak pemerintah mengatakan bahwa hasil pengolahan limbah itu dapat langsung diminum.

“Katanya dulu air pengolahan ini dapat langsung diminum. Jadi saya mau ketemu langsung dengan yang ngomong begitu itu dulu,” katanya.

Diketahui, IPAL di Kelurahan Rajawali tersebut merupakan proyek Sanimas bantuan International Development Bank/Bank Dunia (IDB) Kota Jambi. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal ini menggunakan sistem perpipaan oleh LKM Rajawali Sejahtera dan KSM Al Amin.

Pjs Walikota Jambi M Fauzi yang dihubungi mengatakan akan segera datang ke lokasi.

“Ya, kami akan segera turun ke lokasi,” singkat Fauzi dihubungi wartawan, Rabu.

 

 

 

 

 

(Nurul Fahmy)

Bagikan
HOT NEWS