Tue. Jun 18th, 2019
Ilustrasi gelombang tinggi. (Ist)

Ilustrasi gelombang tinggi. (Ist)

Waspada, BMKG Beri Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Teks Sumber: Detik.com

Inilahjambi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait adanya potensi gelombang tinggi di seluruh perairan Indonesia. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 4 meter.

Baca lagi : Polres Batanghari Ringkus 6 Pelaku Illegal Drilling

Potensi itu disebut BMKG disebabkan adanya pola kecepatan angin di sejumlah wilayah. Imbasnya, gelombang tinggi diprediksi bakal mencapai area pantai sejumlah wilayah dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan timur Lampung, Laut Jawa bagian barat, Laut Sulawesi, perairan utara Halmahera hingga Papua,” ujar keterangan tertulis resmi dari BMKG yang diautentikasi Kepala Sub Bidang Analisa dan Prediksi Meteorologi Maritim BMKG Zairo Hendrawan, Selasa 25 Desember 2018.

Potensi gelombang tinggi itu disebut BMKG terjadi sejak 24 Desember 2018 hingga 27 Desember 2018 sekitar pukul 07.00 WIB. Tingginya gelombang yang mencapai daratan diperkirakan bervariasi mulai dari 1,25 meter hingga 4 meter.

“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar,” imbuhnya.

Baca lagi : Relawan Jokowi-Ma’ruf Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tsunami

Selain itu, BMKG juga mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas di pesisir atau area pantai yang berisiko terdampak gelombang tinggi tersebut. Berikut wilayah-wilayah yang disebut BMKG berpeluang terkena potensi gelombang tinggi tersebut:

a. Berpotensi terjadi gelombang tinggi 1,25 meter sampai 2,5 meter:

– Perairan utara Sabang;
– Perairan Sabang-Banda Aceh;
– Perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai;
– Perairan Enggano-Bengkulu hingga barat Lampung;
– Samudera Hindia Barat Sumatera;
– Selat Sunda Bagian Selatan;
– Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba;
– Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan;
– Selat Sumba Bagian Barat;
– Perairan Pulau Sawu hingga Pulau Rote-Kupang;
– Laut Timor Selatan NTT;
– Laut Sawu hingga Selat Ombai;
– Perairan Selatan Flores;
– Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTT;
– Laut Natuna Bagian Utara;
– Perairan Utara Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna
– Laut Jawa Bagian Barat;
– Laut Floresp;
– Perairan Kepulauan Baubau-Kepulauan Wakatobi;
– Laut Arafuru;
– Laut Banda Bagian Utara;
– Perairan Selatan Ambon;
– Perairan Selatan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar;
– Perairan Kepulauan Kei-Aru;
– Peraiaran Fakfak-Kaimana;
– Peraiaran Amamapare-Agats;
– Laut Selawesi;
– Perairan Utara Sulawesi;
– Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud;
– Perairan Bitung-Manado;
– Laut maluku Bagian Utara;
– Perairan Halmahera;
– Laut Halmahera;
– Perairan Rajaampat; dan
– Perairan Utara Jayapura-Sarmi.

b. Berpotensi terjadi gelombang tinggi 2,5 meter sampai 4 meter:

– Perairan utara Manokwari;
– Perairan utara Biak; dan
– Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

Sudah dibagikan