Ratusan Petani yang Jalan Kaki ke Jakarta Bertambah 150 Orang Lagi
Inilahjambi, KOTA JAMBI– Meski banyak petani yang jatuh sakit dan tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Jakarta, namun semangat mereka untuk berjuang tetap kuat.
Menurut koordinator lapangan massa aksi petani, Joko Supriyadi Nata, hari ini Minggu 20 Maret 2016, akan ada tambahan sekitar 150 orang petani lagi dari Jambi yang akan bergabung bersama rekan mereka menuju Jakarta.
“Hari ini kabarnya akan ada tambahan 150 orang petani lagi,” kata Joko melalui pesan di Whats App, Minggu 20 Maret 2016.
Sebelumnya, ratusan petani tersebut menginap di Pasar Sungai Lande, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.
“Malam ini kami menginap di Pasar Sungai Lande. Hanya dengan penerangan lilin dan makan seadanya,” kata Joko.
Menurut Joko, satu persatu massa petani bertumbangan jatuh sakit. Sebagian ada yang dirawat di puskesmas terdekat, namun ada juga yang tetap ikut berjalan, meski dalam kondisi sakit.
Sabtu 19 Maret 2016, kata Joko, 5 orang massa petani jatuh sakit, setelah sebelumnya sejumlah petani juga pingsan. Mereka dirawat di Puskesmas Mestong.
Baca juga:
- Ratusan Massa Petani Jambi Yang Jalan Kaki Ke Jakarta Mulai Bertumbangan
“Lima orang dirawat di Puskesmas, yang lain tetap jalan meski dalam kondisi sakit. Mereka tetap nekat ikut jalan bersama kami,” ujar Joko ditemui di Simpang Sungai Lande, Sabtu.
Dipaparkan Joko, bagi massa petani yang benar-benar tidak kuat lagi berjalan, maka akan dikirim pulang ke kediaman masing-masing. Namun bagi yang masih ingin lanjut ke Jakarta, maka pihaknya akan menaikkan ke mobil yang mengakut logistik.
“Obat-obatan hampir tidak ada. Peserta aksi juga sangat sulit mencari obat dan vitamin penambah stamina. Terutama bila berjalan di siang hari di bawah terik matahari membuat para petani sangat kehausan sehingga sangat banyak membutuhkan air minum,” kata Joko.
Diterangkan dia, Sabtu malam mereka menginap di Pasar Sungai Lande, bermalam di bawah guyuran hujan di kawasan itu. Kondisi peserta jalan kaki sangat memprihatinkan dengan makan nasi dan sayur saja.
Menurut dia, massa aksi saat ini berjumlah 333 orang, dengan rincian 13 perempuan dan 4 orang anak-anak.
(Nurul Fahmy)
