Wah, Pendemo Gedung Bazda Ini Diancam, Disobek-Sobek dan Diobrak-Abrik Orang Tak Dikenal
Inilahjambi, KOTA JAMBI – Aktivis Angkatan Muda Thareqat Islam Jambi, Tajri Dannur yang melakukan unjuk rasa di Simpang Bank Indonesia kawasan Telanaipura, Kota Jambi, pada Senin 25 April 2016, mendapat ancaman dari orang tidak dikenal.
Tajri yang akrab disapa Memed ini berunjuk rasa atas dugaan penyimpangan anggaran pembangunan Gedung Bazda yang saat ini telah menelas biaya hampir Rp25,5 Miliar.
Sayangnya, aksi Tajri yang telah direncanakan sejak pekan lalu dan telah melalui proses perizinan pihak kepolisian, diganggu oleh sekelompok orang tidak dikenal.
Saat asik berujuk rasa sendirian, tiba-tiba Memed didatangi beberapa orang tidak dikenal yang mengaku dari pihak perusahaan/kontraktor yang melaksanakan pembangunan gedung Bazda Jambi (PT Belimbing Sriwijaya). Mereka memaksa Memed menghentikan aksinya.
Lihat:
Mereka juga mengancam dan merampas selebaran dan mengobrak-abrik perangkat aksi berupa tangga yang biasa digunakan aktivis ini dalam aksi tunggalnya.
“Saya tidak kenal dengan orang-orang tersebut, mereka mengaku dari pihak perusahaan dan meminta untuk segera menghentikan aksi ini,” ujar Memed.
Menurut Memed, aksinya dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa gedung yang megah dan mewah itu hingga kini belum bisa dimanfaatkan untuk kebaikan umat Islam.
“Padahal sudah dianggarkan Rp25,5 Miliar. Saya sangat menyayangkan aksi hari ini berakhir dengan ancaman, kericuhan dan pengrusakan,” pungkas Memed dikutip dari Djambi.co.
(Muhammad Ikhlas)
