1.479 Rumah di Tujuh Desa Terendam Banjir Sungai Batanghari, Satu Orang Tewas Hanyut
Inilahjambi, JAMBI – Tiga kecamatan di Kabupaten Merangin, Jambi masih terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batanghari. Sungai itu meluap sejak Jumat 2 Desember 2016 dini hari lalu.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan tiga kecamatan yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batanghari adalah Kecamatan Tabir Ilir, Margo Tabir, dan Tabir Timur. Total ada tujuh desa di tiga kecamatan tersebut yang terendam banjir.
“Di Kecamatan Tabir Ilir yaitu Desa Rantau Limau Manis dan Desa Ulak Makam. Kecamatan Margo Tabir yaitu Desa Lubuk Bumbun. Di Kecamatan Tabir Timur ada empat desa, yaitu Desa Padang Kelapo, Desa Lebak Bento, Desa Ranto Tenang dan Desa Kembang Bungo,” kata Sutopo dalam rilisnuya, Minggu 4 Desember 2016.
Akibat banjir tersebut, satu warga bernama Adam (35) meninggal dunia karena hanyut terbawa arus banjir pada Jumat lalu. Korban sudah ditemukan dan dimakamkan.
1.479 Rumah di tiga kecamatan tercatat terendam banjir. Rumah yang paling banyak terendam ada di Desa Lubuk Bumbun sebanyak 800 rumah. Hingga saat ini, tinggi permukaan air Sungai Batanghari masih berkisar antara 50-150 sentimeter.
“Sebanyak 1.479 unit rumah terendam banjir. Di Desa Rantau Limau Manis 245 rumah, Desa Ulak makam 64 rumah. Lalu di Desa Lubuk Bumbun 800 rumah. Sementara di Desa Padang Kelapo 147 rumah, Desa Lebak Bento 17 rumah, Desa Ranto Tenang 53 rumah dan Desa Kembang Bungo 153 rumah,” ucap Sutopo.
“BPBD saat ini sangat membutuhkan perahu karet, logistik dan air bersih untuk warga,” tutupnya.
(Olivia Admira)
