Bupati Syahirsah Buka Diklat PIM IV Bidang Pendidikan
Inilahjambi – Bupati Batanghari Ir Syahirsah SY mengatakan, masyarakat sangat berharap penjabat eselon IV yang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV di ruang pola kecil Bupati, karena mereka adaLah pejabat baru dengan semangat baru yang memiliki peluang untuk perubahan tentu besar.
” Ya tadi kita membuka Diklat PIM IV, dengan mereka masyarakat sangat berharap perubahan-perubahan yang lebih baik untuk Batanghari,” katanya.
Dan selaku pimpinan katanya, dirinya terus memberi motivasi agar semangat mereka tergugah, jangan sampai seperti pejabat yang lama.
”Harus bisa berubah, jangan macam yang lama-lama, yang terdahulu sudahlah menjadi cerita masa lampau.” ujarnya.
Bupati juga mengatakan, dalam bidang pendidikan perlu menjadi perhatian. Karena masih terdapat di dunia pendidik yang Kabupaten Batanghari yang tidak sesuai dengan citra pendidikan itu sendiri.
Seperti banyak siswa yang tidak naik kelas dan beberapa masalah lainnya yang menyangkut bidang pendidikan.
”Seperti kasus penyiraman air panas terhadap siswa oleh oknum guru. Ini menunjukkan ada yang salah di bidang pendidikan di Batanghari ini.” ujarnya.
Terkait hal itu, Syahirsah akan melakukan evaluasi untuk di bidang pendidikan dalam hal ini di Dinas PdK, sehinga kejadian-kejadian tersebut tidak terulang lagi di dunia pendidikan Batanghari. Apalagi sampai kejadian seorang oknum guru melakukan penyiraman terhadap siswanya. Karena kata Bupati, orang tua murid/ siswa, mereka menitip anaknya agar menjadi orang pintar dalam ilmu pengetahun. Tetapi juga moral.
“Kita tidak akan terima yang dilakukan oleh oknum guru. Dan akan kita beri sanksi terhadap guru itu. Tapi kita pelajari dulu, kalau parah , parah lagi sanksinya”, tegas Syahirsah.
Sementara seorang oknum guru yang mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris di salah satu SMPN di Kecamatan Pemayung berinisial A melakukan perbuatan yang tidak pantas kepada salah seorang siswanya.
Pasalnya A menyiram siswa berinisial F yang masih duduk di kelas tujuh dengan air panas yang membuat kulit A (14) melepuh di bagian bahu kanan.
(Ade Subrata )
