Para Pedagang Lakukan Orasi di Depan Kantor Gubernur Jambi
Para Pedagang Lakukan Orasi di Depan Kantor Gubernur Jambi
Baca juga:
- Malam Lebaran, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar Malah Kunjungi RSUD Raden Mattaher
- Fachrori Umar, Resmikan Gedung Hemodialisis RSUD Raden Mattaher.
- Bertabur Hadiah Mahal, Dari Mana Sumber Dana HUT RSUD Raden Mattaher Jambi ?
Inilah Jambi– Para Pedagang Kaki Lima (PKL) menggelar aksi dengan cara berorasi di depan Kantor Gubernur Jambi, hari ini (9/10).
Untuk diketahui, sebelumnya para PKL ini menggelar dagangannya dikawasan Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi, tapi saat ini telah diusir oleh pihak Rumah Sakit, sampai saat ini belum ada solusi yang ditawarkan untuk para PKL ini, maka dari itu mereka (para PKL) meminta kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jambi terkait masalah ini.
Seperti yang dikatakan oleh salah satu PLK, bahwa mayoritas dari mereka adalah seorang janda, Apabila tidak diizinkan lagi berjualan ditempat tersebut, dari mana pedagang ini mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
“Ibu-ibu yang berjualan ini semuanya janda pak, doa kami untuk bapak, tapi tolong bantu kami. Kami sudah diusir berjualan disitu (dikawasan Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi), tapi kok tidak ada sulosi dari pemerintah. Apakah kami mengganggu berjualan disitu, tidak kan.” sebut salah satu pedagang unjuk rasa.
Hingga berita ini di terbitkan, para pedangan ini masih berunjuk rasa, dan menunggu tanggapan dari Plt. Gubernur.
Respon Cepat Aksi Demo PKL, Pemprov Lakukan Sidak ke RSUD Raden Mattaher
Inilah Jambi – Pasca aksi unjuk rasa Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di dalam area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, Asisten II Setda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo laksanakan inspeksi mendadak (Sidak) Selasa (9/10/2018).
Melansir dari serujambi.com (media partner inilahjambi.com), Bahwa inspeksi tersebut dilaksankan, guna menindak lanjuti keluhan PKL yang akan direlokasi ke wilayah yang telah ditentukan pihak RSUD. Dalam keluhannya PKL tersebut baca selengkapnya
