Warga Nipah Panjang Tewas Ditembak Polisi
Inilahjambi – MRD alias Adi (29), warga Nipah Panjang, Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), tewas ditembak polisi pada Minggu 24 November 2018 di Jalan RB Siagian depan Alfamart, Simpang Candra, Pasir Putih, Kota Jambi. Diduga MRD bandar narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram.
Baca lagi: Bawa 6 Kilo Sabu, Pegawai Lapas Anak Batanghari Diciduk di Lorong Jahit
Ia ditembak petugas karena berusaha kabur dan melawan petugas dengan pisau dapur. Sebelumnya, polisi telah melepas dua kali tembakan peringatan, namun MRD masih nekat kabur sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. MRD sempat dilarikan ke RS Anisa, namun nyawanya tak bisa diselamatkan lagi.
Dikutip dari laman Serujambi.com (media partner Inilahjambi.com), Ketua BNNP Jambi, Kombes Pol Heru Pranoto, Senin (10/12/2018) menjelaskan, selain MRD, petugas juga menangkap KD (32) dan AR (47). Mereka diduga menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat lebih dari 1 kilogram.
KD dan AR ditangkap petugas pada Minggu (18/11/2018) sekira Pukul 08.00 di Jalan Lintas Sumatera Km 52, Kabupaten Muara Bungo, Provinsi Jambi, dengan barang bukti sabu seberat 1 kilogram. Penangkapan berawal saat dilakukan penyelidikan jaringan RD dan Na yang tertangkap di jalan Lintas Sumatera Km. 50 Dusun Rantau Ikil, Muara Bungo pada Selasa (4/11/2018) lalu. Setelah dilakukan penelusuran oleh petugas, tenyata KD dan AR masih satu jaringan dengan RD.
Setelah itu, petugas melakukan pengembangan dan penyelidikan kasus tersebut. Didapatlah nama MRD alias Adi warga Nipah Panjang, terlibat dalam jaringan narkoba jenis sabu itu.
Dari tangan MRD, KD dan AR, polisi menyita sabu seberat sekitar 2 kilogram. Juga mengamankan 2 unit HP Android merek Samsung warga putih, dan 2 unit HP merek Nokia warna merah dan putih.
Baca lagi: Pria Bejad Culik, Perkosa dan Jual Perempuan Bisu Tuli untuk Beli Sabu
“Sekarang pelaku narkoba ini hebat-hebat, merekia menggunakan HP jelek untuk komunikasi, kemudian dibuangnya (setelah dipakai transaksi),” ujarnya.
