Beri Pelatihan Bisnis ke Perwakilan SAD, Ifwan Adinata: Pengetahuan Adalah Fondasi Kemandirian
Beri Pelatihan Bisnis ke Perwakilan SAD, Ifwan Adinata: Pengetahuan Adalah Fondasi Kemandirian
Inilah Jambi — pada 16 November 2025, upaya memperkuat kemandirian ekonomi komunitas adat di Jambi kembali mendapat dorongan baru ketika Ifwan Adinata Pendiri Jambi Conect, memberikan pelatihan bisnis kepada perwakilan pemuda Suku Anak Dalam (SAD) di ruang Cakap Kreatif Jambi. Pelatihan ini berlangsung intensif dan dirancang agar materi mudah diterapkan dalam konteks ekonomi komunitas adat.
Dalam sesi tersebut, Ifwan mengajarkan kerangka dasar bisnis, cara membaca peluang pasar, hingga strategi memberikan nilai tambah pada produk lokal.
Pendekatan yang ia gunakan sederhana namun relevan, sehingga peserta dapat langsung memahami penerapan konsep bisnis dalam keseharian. “Pengetahuan yang bisa langsung dipakai adalah fondasi kemandirian,” ujar Ifwan.
Perwakilan pemuda SAD dari Desa Pulau Lintang yang mengikuti pelatihan ini hadir membawa semangat gerakan komunitasnya. Ia menyampaikan bahwa belajar strategi bisnis membuka perspektif baru tentang bagaimana produk tradisional bisa dikembangkan lebih terstruktur. Baginya, pelatihan ini menyenangkan sekaligus memberi arah baru bagi masa depan produknya.
Produk-produk kriya komunitas SAD yang kini tengah dikembangkan meliputi canting buluh, lapik, ambung, lukah, piring lidi sawit, dan cincin sawit. Produk-produk tersebut memiliki karakter budaya yang kuat dan berpotensi tinggi apabila dikemas dengan strategi yang tepat.
Pelatihan ini turut didukung oleh Kurniadi, dosen dari Universitas Muhammadiyah Bungo, yang memberikan penjelasan teknis terkait kualitas bahan, proses produksi, serta konsep efisiensi kerja. Dukungan akademis ini memperkaya pemahaman peserta mengenai keberlanjutan usaha.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara fasilitator muda, akademisi, dan komunitas adat. Dari ruang kecil di Cakap Kreatif Jambi, langkah konkret pemberdayaan ini diharapkan mampu menciptakan dampak besar bagi kemandirian ekonomi Suku Anak Dalam. (Chn)
