Al Haris akan Beri Guru Mengaji di Merangin Honor dan Sepeda Motor

Inilahjambi, MERANGIN – Semakin berkurangnya aktivitas pengajian di kalangan anak-anak di Merangin, membuat Bupati Al Haris prihatin.

Menurut Haris, minimnya aktivitas keagamaan itu membuat masa depan generasi muda di daerah itu terancam, ditambah dengan maraknya pengaruh narkoba dan lainnya.

Hal ini disampaikan Al Haris saat membuka acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) antarkelurahan se Kecamatan Tabir ke-45, Senin 19 Oktober 2015 kemarin.

“Saat ini tidak banyak lagi kaum muda yang terlibat dalam acara keagamaan. Sudah jarang saya lihat anak-anak muda membaca al Quran. Saya berharap pengajian terus dilakukan, baik di rumah, di masjid dan madrasah,” ungkap Haris, Senin 19 Oktober 2015.

Bupati Haris bahkan berjanji, akan menganggarkan honor bagi yang mengajar al Quran pada anak-anak. Bukan hanya honor, Haris juga akan memberi fasilitas sepeda motor.

Ralat redaksi Inilahjambi.com:

Kalimat di atas seharusnya berbunyi:  “Bupati Haris bahkan berjanji, akan menganggarkan honor guru mengaji untuk satu orang di masing-masing kecamatan, termasuk fasilitas sepeda motor, namun melalui sistem seleksi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Merangin”.

Demikian ralat kami sampaikan, dengan ini  kesalahan telah diperbaiki.

Haris menjelaskan, selain dampak sosial dalam masyarakat, jarangnya pengajian di tingkat anak-anak saat ini juga berdampak pada kemampuan Qori dan Qoriah di Merangin.

Dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang selalu diadakan di beberapa daerah di Jambi, penampilan dan kemampuan Qori dan Qoriah Merangin di bawah rata-rata dari kabupaten lain, bahkan terbilang lemah.

“Kondisi Qori kita lemah saat ini. Maka untuk mendongkrak dan mengaktifkan pengajian, guru-guru ngaji akan diberikan honor dan sepeda motor dinas,” janjinya.

 

 

(Kil)

Bagikan
HOT NEWS