Alex Noerdin Tantang yang Berani Pegang Selang 2 Jam Padamkan Api akan Diumrohkan

Inilahjambi, PALEMBANG– Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menantang orang yang berani memegang selang selam dua jam untuk memadamkan api di lahan gambut di daerah itu akan diumrohkan.

Pernyataan itu disampaikan Alex dalam acara Ramah Tamah Jambore Nasional Satpol PP II di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Kamis 8 Oktober 2015 kemarin.

“Saya berani jamin di sini. Siapapun yang ada di sini, kalau tahan pegang selang air di tengah lahan gambut yang sedang terbakar atau baru habis terbakar, di permukaan terbakar tapi di bawah masih ada api, yang pegang 2 jam saja, kita kasih hadiah umroh!, kata Alex.

“Kalau ada yang berani, daftar malam ini,” tegasnya.

Hal itu diungkapkan Alex untuk mengingatkan bahwa perjuangan memadamkan asap bukan pekerjaan mudah.

Menurut dia, sejak 3 September 3 bataliyon tentara sudah berjibaku melawan api. Bahkan jauh sebelum itu pemerintah dan masyarakat sudah turun ke lokasi memadamkan api.

“Mari hormati mereka. Kita respect dengan tidak mengarang cerita hanya sms, di sosmed, dan online hanya mengkritik tanpa berkontribusi. Bagi yang demo sekalipun, setelah demo mari sama-sama kita padamkan api,” ajak politisi golkar itu.

“Saya berkali-kali mohon maaf kepada masyarakat Sumsel dan di luar Sumsel. Ini bukan kehedak kita, dan kita sudah lakukan semaksimal mungkin, bahkan Presiden sendiri langsung turun tangan,” tutupnya.

Alex juga meminta masyarakat jangan saling menyalahkan tentang bencana asap. Menurut Alex, pemerintah sudah berusaha maksimal menuntaskan bencana tahunan ini.

“Saya ingin luruskan berita-berita yang selama sebulan terakhir luar biasa, Sumsel lumbung asap katanya. Jadi kata orang Jambi dan orang Riau, asap itu dari Sumsel karena angin dari Selatan,” kata Alex Noerdin lagi.

“Saya katakan ya kadang-kadang, karena arah angin berubah-ubah. Kadang dari utara ke selatan, kadang asap dari Jambi Riau masuk Sumsel. Kami welcome saja. Jadi nggak usah hitung-hitungan,” tutupnya.

 

 

(IJ-001)

HOT NEWS