Aneh, Kasus CE Mendadak Dihentikan Bawaslu Tanjabtim, Ada Apa?

Bawaslu Jambi
Jangan Lupa Berbagi

Aneh, Kasus CE Mendadak Dihentikan Bawaslu Tanjabtim, Ada Apa?


Inilah JambiBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanjungjabung Timur, tiba-tiba mengirimkan surat keterangan pemberitahuan tentang status laporan terhadap Cagub Cek Endra ke pelapor, Syaiful Bahri.

Surat bernomor 5/LP/PG/05.00/XII/2020, register 02/reg/LP/PG/Kab/05.10/XII/2020, berformat PDF itu hanya disampaikan melalui pesan WhatApps, pada Selasa malam 15 Desember 2020.

Intinya surat itu menyebutkan, laporan kasus kampanye di massa tenang oleh Cek Endra di Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjungjabung Timur distop, alias dihentikan. Alasannya, tidak memenuhi unsur.pasal 187 Nomor 10 tahun 2016.

Menurut Syaiful, pihak Bawaslu Tanjungjabung Timur (Tanjab Timur) menghentikan laporan itu tanpa klarifikasi kepada dirinya. Alasan penghentian juga tidak dijabarkan secara terperinci.

“Yang ada hanya keterangan singkat soal penghentian laporan,” ungkap Syaiful, kepada media, Selasa (15/12/2020).

Syaiful menilai, dasar yang digunakan Bawaslu Tanjab Timur menghentikan kasus itu tidak tepat dan tidak sesuai dengan laporannya, terkait kampanye di masa tenang. Sementara Bawaslu Tanjab Timur malah memproses pasal mengenai kampanye di luar jadwal.

Cagub Cek Endra bersama warga.di Kecamatan Sadu, Tanjung Jabung Timur, pada masa tenang, Senin 7 Desember.2020
Cagub Cek Endra bersama warga.di Kecamatan Sadu, Tanjung Jabung Timur, pada masa tenang, Senin 7 Desember.2020

“Dari sini saja sudah salah! Ada apa ini Bawaslu Tanjab Timur? Kata dia.

Dikatakan Syaiful, padahal saat itu CE sudah habis cuti dan kembali menjabat sebagai Bupati Sarolangun.

“Cek Endra itu hadir langsung pada Senin tanggal 7 November 2020 sekira pukul 10. WIB, di rumah H Sontek, RT 6, Dusun Temenggung, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Itu sudah jelas-jelas kampanye di masa tenang. Melanggar UU nomor 7 tahun 2017, tentang pemilu pasal 523 ayat 2 jo pasal 278 ayat 2 ancaman penjara 4 tahun dan denda Rp 48 juta,” papar Syaiful lagi.

Intinya, lanjut Syaiful, laporan itu bukan soal di luar jadwal, melainkan kampanye di masa tenang. Untuk saksi-saksi dan bukti-bukti laporan, sudah dihadirkan dan diperiksa Bawaslu Tanjab Timur.

“Ini yang harus diperhatikan dari awal! Tetapi kenapa tiba-tiba berubah jadi kampanye di luar jadwal? Kita sangat tidak terima keputusan Bawaslu Tanjab Timur,” tambahnya.

Karena, Syaiful bertekad untuk melaporkan hal ini ke Bawaslu RI dan Sentra Gakkumdu pusat.

“Segera laporan kita layangkan laporan ini,” jelasnya.

Selain itu, ia juga sudah melaporkan dugaan pelanggaran prosedur Bawaslu Tanjab Timur ini ke pengacara.

“Semestinya sebelum ada keputusan Bawaslu Tanjab Timur dan Gakkumdu Tanjab Timur, saya sebagai pelapor diklarifikasi. Kalau ditolak, unsurnya apa? Alasannya apa? Terus kekurangannya apa? Ini tidak ada komunikasi, tiba-tiba ditolak. Ada apa ini Bawaslu Tanjab Timur dan Gakkumdu Tanjab Timur,” tambah Syaiful lagi.

“Kalau Bawaslu Tanjab Timur dan Gakkumdu Tanjab Timur yang malah melanggar, kita siap laporkan pidana. Ini sedang bicara dengan ahli hukum,” tegasnya, lagi.

Selain itu, Bawaslu Tanjab Timur juga dinilai cacat dalam prosedur. Cek Endra sudah dipanggil sampai 3 kali, tetapi tak hadir. Mestinya naik ke penyidikan, tiba-tiba dihentikan.

“Kalau tak hadir sampai 3 kali, kan Gakkumdu bisa panggil paksa. Ini kok malah dihentikan. Kalau diproses dan terbukti, CE terancam dipenjara 4 tahun sesuai UU nomor 7 tahun 2017,” tambah Syaiful.

Sementara, pasal yang digunakan Bawaslu Tanjab Timur dan Gakkumdu untuk menolak laporannya, adalah pasal 187 UU nomor 2015.

“Besok kami ke Bawaslu Tanjab Timur. Mau menanyakan hal ini,” tutupnya.

Ketua Bawaslu Tanjungjabung Timur Samsedi, belum memberikan klarifikasi terkait berita ini. Panggilan telepon dan pesan WhatApps wartawan tidak dijawab.

**

Baca juga:

Terdakwa Pelanggar Pilgub Jambi Mulai Disidang di PN Jambi

 

Jangan Lupa Berbagi
SAKSIKAN VIDEO DI BAWAH INI: Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2021-2022 Yayasan Jami' Al Falah Jambi
SOROTAN