Beda Akrilik dan Mika, Kelemahan Serta Kegunaannya
Beda Akrilik dan Mika, Kelemahan Serta Kegunaannya
Inilah Jambi – Banyak orang masih belum tahu apa saja beda akrilik dan mika, meski bentuknya hampir sama. Satu lagi benda yang hampir mirip adalah kaca.
Namun dari ketiga benda ini, memiliki kelemahan dan keunggulannya masing-masing.
Berikut Perbedaan Akrilik dan mika.
1. Plastik Mika
Berbahan campuran antara bahan PP/PE/PVC biasanya digunakan untuk album, taplak meja, sampul, bungkus dll
PP (Polypropylene), bahan plastik yang digunakan untuk dipakai pada packing makanan kering / snack. sedotan, kantong obat, penutup, cup, tas, botol, dsb.
PE (Poly Ethylene), bahan plastik yang digunakan sebagai packing minuman atau barang-cairan, seperti es batu, syrup, maupun minuman lainnya.
PVC (Poly Vinly Chlorine), bahan plastik yang dipergunakan untuk packing botol minyak, daging, pipa air dan jendela plastik.
2. Akrilik (Acrylic)
Merupakan plastik yang menyerupai kaca, Dahulu Acrylic dinamakan polycast, Lucite dan Plexiglas.
Adapun sifat sifat acrylic jika dibandingkan dengan kaca Lebih lentur, Tidak Mudah Pecah, Lebih Ringan, Mudah untuk dipotong, dikikir, dibor, dihaluskan, dikilapkan, Di butuhkan suhu 121 derajat celcius s/d 149 derajat celcius) untuk membengkokkannya
Jenis dari akrilik yang ada dipasaran :
Akrilik (Acrylic) bening
Akrilik (Acrylic) susu
Akrilik (Acrylic) warna
Akrilik (Acrylic) Riben
Kelemahan acrylic
Catatan tambahan ini sengaja saya buat mengingat banyaknya masukan yang hendak mengaplikasikan acrylic untuk jendela rumah, jendela container, portacamp, bahkan jendela gerbong kereta api.
Perlu diketahui pertimbangan teknis dari acrylic jika akan di aplikasikan untuk jendela, adalah acrylic bersifat tidak tahan goresan, artinya ketika acrylic mengalami goresan maka akan sangat sulit menghilangkannya. itulah sebabnya dalam proses pengeleman acrylic tidak bisa menggunakan lem G atau lem korea, alteco dan lem sejenisnya
Jadi bukanlah karena daya rekat lem tersebut kurang kuat tetapi ternyata sifat lem tersebut ketika melekat pada bidang acrylic akan menyebabkan luka jika di gosok akan nampak seperti goresan, dan karena itu menimpulkan efek jorok yang susah di hilangkan sekalipun mengoleskan minyak dll
Permintaan pembuatan jendela dengan bahan acrylic menyebabkan saya tidak bisa langsung mengiyakannya dengan alasan ekonomis tetapi akan menjelaskan soal tehnis tersebut.
Jendela akan bersentuhan dengan proses pembersihan maintenance, pada saat proses pembersihan memerlukan tingkat kehati hatian yg tinggi.
Baca juga:
- Dari Pada Pulang ke Desanya, Tiga Petani ini Pilih Mati di Istana
- Menelisik Sejarah Sekoja, Jambi Kota Seberang
Setelah saya sedikit menjelaskan soal kelemahan akrilik yang tidak tahan goresan maka sudah bisa kita sedikit menyimpulkan bahwa akrilik yang memiliki keistimewaan dari sisi visual dan kelenturan yang mudah untuk di lakukan beragam kegiatan produksi seperti proses pemotongan, pembengkokan, pelubangan bahkan pengecatan atau penempelan stiker maka bahan akrilik ini sangat optimal jika digunakan untuk keperluan display
Maka sangat tidak heran akrilik menjadi pilihan yang sangat banyak digunakan untuk display dan papan nama indoor.
Nama akrilik di pasaran indonesia memang cukup beragam ada yang menyebutnya mika, plexyglass.
Sumber: cvjesa.com
