Bencana Kabut Asap, Pihak Bandara Sultan Thaha Jambi Sebut Rugi Rp 3 Miliar

Inilahjambi, KOTA JAMBI -Akibat bencana kabut asap, kegiatan penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi lumpuh selama dua bulan terakhir. Meski bandara dibuka seperti biasa, namun tidak ada aktivitas penerbangan.

Berdasarkan informasI dari petugas bandara Jambi,Sabtu,30 Oktober 2015, pada September pesawat yang beroperasi hanya 32 penerbangan, dengan pembatalan sebanyak 550 penerbangan sedangkan pada Oktober sama sekali tidak ada aktivitas penerbangan, karena jarak pandang yang berada di bawah standar minimal pendaratan 2.300 meter, jika ditotal hingga kini sebanyak 1.000 penerbangan yang dibatalkan.

General menajer Bandara Sultan Thaha Jambi Tamzil menyatakan, dalam sehari rata-rata bandara Jambi kehilangan 1.500 penumpang, sehingga kerugian sejak September hingga saat ini totalnya mencapai Rp3 miliar lebih, seperti di kutip Elshinta.

Menurut Tamzil kerugian ini baru dialami dalam penerbangan belum termasuk kerugian yang dialami gerai gerai yang tidak aktif selama bencana asap melanda Jambi.

Meskipun lumpuh bandara tetap dibuka, karena bandara hanya bisa tutup dengan syarat dalam keadaan emergency antara lain, sarana dan prasarana mengalami gangguan. Sedangkan kabut asap masih dalam karena force majeure atau faktor alam sehingga masih tetap dibuka dari sisi pelayanan.

Sementara pihak bandara sendiri, awal bulan November merencanakan akan kembali aktifkan penerbangan mengingat kondisi jarak pandang kini mulai membaik setelah diguyur hujan.

(BUDHIONO)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:[email protected]
SOROTAN