Demi Efisiensi, SKPD di Batanghari Jadi 19 Saja, Ini Penjelasan Ketua DPRD

Inilahjambi, BATANGHARI – Ketua DPRD Batanghari, H M Mahdan, mengatakan, pihaknya melalui panitia khusus telah melakukan rasionalisasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Batanghari menjadi 19 dinas (SKPD).

Awalnya, kata Mahdan, Pemkab Batanghari mengusulkan susunan SKPD sebanyak 12 dinas, 4 Badan, 2 Sekretariat, 1 Inspektorat, dan 3 staf ahli. Namun dari 21 usulan tersebut, rasionalisasi yang dicapai hanya 19 dinas.

“Jadi ada perubahan dari 21 dinas menjadi 19 dinas. Badan, staf ahli, sekretaris dan inspektorat tetap” kata politisi PAN itu.

Pengurangan SKPD ini, lanjut Mahdan, mengacu pada amanat PP Nomor 18 Tahun 2016, tentang efisiensi.

“Efisiensi dituntut oleh Pemerintah Pusat. Di PP 18 itu harus ada, maka pada saat pengusulannya, kami tanya efisiensinya. Efisiensi tunjangan jabatan sebesar Rp226 juta,” ujarnya.

Baca juga:

Menurut Mahdan demi efisiensi, dalam PP Nomor 18 Tahun 2016, Dinas Perkebunan tidak ada urusan dan sub urusan, sehingga Dinas Perkebunan tidak boleh berdiri sendiri, namun harus numpang atau melebur di dinas lain.

“Karena tidak ada urusan dan sub urusan sesuai amanah PP Nomor 18 Tahun 2016, akhirnya Dinas Perkebunan tidak jadi, maka meleburlah ke Dinas Pertanian,” jelasnya.

Adapun Dinas Sosial juga menjadi perdebatan panjang. Karena, kata Mahdan, Dinas Sosial itu tidak perlu berdiri sendiri, tetapi harus ada urusan lain yang masuk ke Dinas Sosial, maka dipihak dewan memasukan Dinas Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Penangulangan Anak. Namun pihak Pemda Batanghari tetap bertahan di Dinas Sosial, karena visi dan misi Pemerintah Pusat bagaimana untuk mengentaskan kemiskinan .

Adanya pengurangan ini, maka terjadi efisensi dari segi tunjangan jabatan. Semula, dengan adanya 21 SKPD, maka efisisensi anggaran dapat mencapai Rp226 juta. Namun dengan pengurangan SKPD hingga 19 saja, maka tunjangan jabatan dapat lebih ditekan hingga Rp569 juta, pertahun.

“Dengan adanya pengurangan SKPD, maka kini sangat efisien. Pengurangan ini sudah di batas efisiensi, sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Kabupaten Batanghari,” papar Mahdan.

 

 

 
(Syahreddy)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN