Diprediksi Defisit Rp10 Triliun, Komisi IX DPR RI: BPJS Kesehatan Terancam Kolaps

Inilahjambi, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, mengatakan, anggaran BPJS Kesehatan yang terus defisit dari tahun ke tahun membuat lembaga penyelenggara jaminan kesehatan nasional (JKN) ini terancam kolaps. Menurut dia, tren pengelolaan keuangan BPJS Kesehatan selalu negatif.

Andi Fauziah Pujiwatie Hatta mengomentari hal tersebut sesaat sebelum mengikuti Rapat Paripurna DPR RI, Selasa 30 Mei 2017.

Menurut Ichi, begitu ia akrab disapa, defisit ini bisa jadi bom waktu dan mempengaruhi layanan kesehatan bagi masyarakat. Seperti diketahui, BPJS mengalami defisit mencapai Rp 6,23 triliun pada 2015. Sementara pada 2016 sekitar Rp 8,6 triliun. Bahkan, pada 2018 diprediksi defisitnya mencapai Rp 10,05 triliun.

“Negara masih terus membantu menambal defisit dana yang tersedia di DJS (dana jaminan sosial). Seperti bom waktu, pada saatnya nanti dana di DJS tidak mencukupi lagi untuk menambal defisit yang ada,” kata Ichi.

Ketika negara, lanjut politisi Golkar itu, tak lagi memberi bantuan, barulah akan terlihat BPJS kewalahan membiayai kebutuhan layanan kesehatan. Pemerintah diimbaunya segera memberi perhatian pada persoalan defisit tersebut.

“Kalau tidak segera dilakukan antisipasi yang menyeluruh, BPJS bisa collaps dalam perjalanan mencapai universal health coverage (UHC),” tutup Ichi.

 
(Sumber: dpr.go.id)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

SOROTAN